Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Partai Golkar Pegang Teguh Asas Praduga Tidak Bersalah Kasus Setya Novanto

Nurul Arifin mengatakan Partai Golkar mengikuti dan menghormati proses penegakkan hukum terhadap Novanto.

Partai Golkar Pegang Teguh Asas Praduga Tidak Bersalah Kasus Setya Novanto
KOMPAS IMAGES
Setya Novanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Partai Golkar masih menunggu surat resmi pemberitahuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap penetapan Ketua Umum Golkar Setya Novanto sebagai tersangka.

Hal itu disampaikan Ketua DPP Golkar Nurul Arifin kepada Tribunnews.com, Senin (17/7/2017).

Nurul Arifin mengatakan Partai Golkar mengikuti dan menghormati proses penegakkan hukum terhadap Novanto.

Golkar pun memegang teguh azas praduga tidak bersalah atas kasus yang tengah menghimpit Ketua Umum Partai Berlambang Beringin tersebut.

"Selama belum ada keputusan inkrah, hendaknya kita menghormati proses-proses hukum yang berjalan," tegas Nurul Arifin.

Setya Novanto (SN) ditetapkan sebagai tersangka keempat di kasus e-KTP.

Novanto yang kala itu menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR disangka telah mengkondisikan dalam pengadaan barang dan jasa proyek e-KTP.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan, Setya Novanto diduga memiliki peran dalam setiap proses pengadaan e-KTP. Mulai dari perencanaan hingga, pembahasan anggaran, hingga pengadaan barang dan jasa.

Akibat perbuatannya, Novanto yang kini menjabat sebagai Ketua DPR disangka melanggar Pasal 3 atau 2 ayat 1 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. 

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas