Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Sejumlah Petinggi Golkar Berdatangan ke Rumah Setya Novanto

"Belum tau saya dari daerah ada informasi-informasi saya ngecek dulu kebenarannya," ungkap Nurdin Halid.

Sejumlah Petinggi Golkar Berdatangan ke Rumah Setya Novanto
dok.DPR
Ketua DPR RI Setya Novanto. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah petinggi partai Golkar berdatangan ke rumah Ketua DPR RI Setya Novanto.

Hal itu terjadi pasca pengumuman Novanto menjadi tersangka kasus e-KTP oleh KPK.

Dari pantauan Tribunnews.com, pejabat teras partai Golkar yang hadir ke rumah Novanto di bilangan Jalan Wijaya 13, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan diantaranya Wakil Ketua Umum Golkar Nurdin Halid, Ketua DPP Mahyuddin,  dan Ketua DPP Golkar Firman Subagyo.

Satu persatu mereka hadir sekitar pukul 19.00 WIB.

Ketika dikonfirmasi Nurdin Halid belum mengetahui kabar tersangka Novanto secara langsung.

Baca: Fadli Zon Siap Jadi Plt Ketua DPR Gantikan Setya Novanto yang Ditetapkan Jadi Tersangka

Karena mantan Ketua PSSI itu baru membaca dari berita online.

"Belum tau saya dari daerah ada informasi-informasi saya ngecek dulu kebenarannya," ungkap Nurdin Halid.

Sebelumnya diberitakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo mengumumkan langsung penetapan tersangka baru kasus korupsi e-KTP.

Setelah menetapkan tiga tersangka sebelumnya, yakni Irman, Sugiharto dan Andi Agustinus (AA) alias Andi Narogong, kini giliran Setya Novanto, Ketua DPR RI yang diumumkan menjadi tersangka.

"‎Bismilah, saya akan sampaikan perkembangan pengusutan korupsi e-KTP. Setelah mencermati fakta persidangan terhadap 2 terdakwa dalam dugaan korupsi e-KTP tahun 2011-2012, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk tetapkan seorang lagi tersangka. KPK menetapkan saudara SN, anggota DPR RI periode 2009-2014 sebagai tersangka," ungkap Agus Rahardjo, Senin (17/7/2017) di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas