Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Golkar Gelar Rapat Kilat Siapkan Bantuan untuk Setya Novanto

Para pejabat teras Partai Golkar pun saling memberikan masukan terkait perkembangan terkini.

Laporan wartawan Tribunnews.com, Adiatmaputra Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pimpinan Partai Golkar telah menggelar rapat di kediaman Ketua DPR RI Setya Novanto.

Rapat digelar setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Umum DPP Partai Golkar sebagai tersangka kasus pengadaan e-KTP.

Dalam pertemuan tersebut hadir Mahyuddin, Nurdin Halid, dan Ketua DPP Golkar Firman Subagyo. Mereka pun melakukan rapat kilat sejak pukul 19.00 WIB.

"Kita melakukan rapat kilat tentu yang ada dan karena itu ada beberapa hal yang telah kita akan lakukan," ucap Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham di rumah Novanto, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Para pejabat teras Partai Golkar pun saling memberikan masukan terkait perkembangan terkini.

"Tadi kita sudah saling tukar informasi dan juga berdasarkan informasi-informasi yang ada," jelas Idrus.

Satu kesimpulan yang diminta Golkar adalah surat penetapan Novanto sebagai tersangka. 

Tujuannya agar Golkar punya langkah untuk memberikan bantuan hukum kepada Setya Novanto dalam persidangan.

"Terkait dengan hukum, DPP Partai Golkar terlebih dahulu akan mengharapkan adanya surat penetapan bung Setya Novanto sebagai tersangka di KPK," ujar Idrus Marham.

Sebelumnya diberitakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo mengumumkan langsung penetapan tersangka baru kasus korupsi e-KTP.

Setelah menetapkan tiga tersangka sebelumnya, yakni Irman, Sugiharto dan Andi Agustinus (AA) alias Andi Narogong, kini giliran Setya Novanto, Ketua DPR RI yang diumumkan menjadi tersangka.(*)

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas