Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Setya Novanto Tersangka Tidak Pengaruhi Kinerja Pimpinan DPR

Secara pribadi, Fahri menilai Pimpinan DPR tidak memerlukan perubahah untuk menjaga stabilitas politik sambil menguji kinerja KPK.

Setya Novanto Tersangka Tidak Pengaruhi Kinerja Pimpinan DPR
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua DPR Setya Novanto memenuhi panggilan KPK untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/7/2017). Setya Novanto diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP (KTP Elektronik) dengan tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Penetapan Setya Novanto sebagai tersangka tidak mempengaruhi kinerja Pimpinan DPR. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan Pimpinan DPR bekerja secara kolektif kolegial.

"Tidak ada masalah kinerja di DPR karena kolektif," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Secara pribadi, Fahri menilai Pimpinan DPR tidak memerlukan perubahah untuk menjaga stabilitas politik sambil menguji kinerja KPK.

"Kan pekan lalu dia mengatakan keputusan ini diambil untuk memuaskan rakyat, rakyat kan sudah puas dan akan nagih terus. Ada sekian gubernur dan menteri, hiburan seperti ini diteruskan saja dulu," kata Fahri.

Hal yang sama juga disampaikan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto. Ia mengatakan pimpinan DPR bekerja sebagai kolektif kolegial.

"Kita ada lima. Kalau salah satu tidak bisa hadir dalam rapur, atau rapat lebih khusus itu tentunya semua keputusan masih bisa diputuskan karena kolektif kolegial. Mayoritas ada itu keputusan yang ditaati," kata Agus Hermanto.

Agus mengatakan status tersangka yang disandang Novanto tidak mengubah status kepemimpinan maupun anggota DPR. Hal itu sesuai dengan UU MD3.

"Yang memiliki kewenangan mari semuanya penuh FPG sehingga mari mencermati menindaklanjuti menunggu keputusan FPG," kata Agus

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas