Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Tewasnya Saksi Kunci tak Menghambat Proses Penyidikan Tersangka Setya Novanto dan Markus Nari

Johannes Marlien diduga tewas bunuh diri menggunakan senjata api. Sebelum nekat menembak dirinya sendiri Johannes Marliem sempat menyandera anak istri

Tewasnya Saksi Kunci tak Menghambat Proses Penyidikan Tersangka Setya Novanto dan Markus Nari
Foto: (Instagram/@mir_at_lgc)
Johannes Marliem 

Akun tersebut juga mengatakan rumah yang menjadi lokasi insiden di kawasan Beverly Grove itu merupakan rumah Johannes Marliem.

"Ya, itu rumahnya. Saya pernah mengantar Lamborghini Aventador SV Roadster untuknya ke sana," tulis akun @mir_at_lgc, ketika ditanyai soal kematian JM dengan insiden di sebuah rumah di Beverly Grove.

Dikatakan pula dua orang keluar dari rumah tersebut. Mereka sebelumnya disebutkan sebagai seorang perempuan dan seorang anak.

"Orang-orang yang keluar dari rumahnya itu adalah putri dan istrinya," lanjut akun @mir_at_lgc.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membenarkan soal kabar meninggalnya Johannes Marliem di AS.

"Saya dapat informasi, Johannes Marliem sudah meninggal dunia," ucap Febri.

Namun ia mengaku tidak tahu apa penyebab dan latar belakang kematian Johannes Marliem.

"Kematian yang bersangkutan (Johannes Marliem) itu domain dari aparat penegak hukum di sana (AS)," tambah Febri.

Dalam surat dakwaan kasus proyek KTP elektronik yang melibatkan terdawa Irman (mantan Dirjen Dukcapil, Kementerian Dalam Negeri) dan Sugiharto (Mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan.

Nama Johannes Marliem disebut sebagai penyedia produk automated finger print identification sistem (AFIS) merk L-1. Ia pernah diinterogasi penyidik KPK di Amerika Serikat.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas