Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Bayi Debora Meninggal

''Biarlah Kematian Debora Menjadi Martir bagi Kehidupan Bayi Lain''

"Supaya tidak ada anak-anak lain mengalami hal seperti anak saya. Saya harap anak-anak ini memiliki hak, tidak didiskriminasi,"

''Biarlah Kematian Debora Menjadi Martir bagi Kehidupan Bayi Lain''
Tribunnews.com/Glery
Tewasnya anak putri dari pasangan suami-istri, Rudianto Simanjorang dan Heni Silalahi, Tiara Debora Simanjorang (empat bulan), menjadi momentum dari perbaikan pelayanan kesehatan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tewasnya anak putri dari pasangan suami-istri, Rudianto Simanjorang dan Heni Silalahi, Tiara Debora Simanjorang (empat bulan), menjadi momentum dari perbaikan pelayanan kesehatan.

Pasutri itu berupaya tegar merelakan kepergian anak kelimanya tersebut. Mereka hanya ingin supaya tidak ada lagi anak-anak Indonesia lainnya mengalami pembiaran penanganan medis.

"Supaya tidak ada anak-anak lain mengalami hal seperti anak saya. Saya harap anak-anak ini memiliki hak, tidak didiskriminasi," tutur Heni Silalahi, kepada wartawan, Senin (11/9/2017).

Bayi malang itu tewas pada Minggu (3/9/2017), karena diduga ditelantarkan pihak Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Kalideres. Pihak rumah sakit tidak memberikan fasilitas Pediatric Intensive Care Unit (PICU), karena orang tua Deborah tidak mampu membayar biaya.

Pihak rumah sakit meminta uang Rp 19,8 juta untuk penanganan, namun, orang tua tidak mampu melunasi. Akhirnya, bayi hanya mendapatkan perawatan seadanya, setelah selama enam jam, Debora mengembuskan napas terakhir.

"Kok jadi saya kehilangan anak. Saya membawa ke sini mau menyelamatkan anak," kata dia.

Pada Senin ini, pasutri itu didampingi Brigaldo Sinaga, tim advokasi Tiara Debora Simanjorang, melaporkan ini ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Mereka bertemu Ketua KPAI, Susanto, beserta jajaran.

Brigaldo mengatakan KPAI merupakan lembaga yang memiliki kewenangan melindungi anak-anak Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya meminta bantuan lembaga tersebut.

"Ini menjadi perhatian agar merancang sistem bersama lembaga negara lain untuk memastikan efektifitas sistem kesehatan Indonesia. Kematian bagi Debora menjadi martir bagi kehidupan bayi lain," tutur Brigaldo.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas