Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Basaria Panjaitan: 32 Persen Tahanan KPK Adalah Politisi

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Basaria Panjaitan mengungkapkan permasalahan partai politik sebagai lembaga yang tidak dipercaya masyarakat.

Basaria Panjaitan: 32 Persen Tahanan KPK Adalah Politisi
Wartakota/Henry Lopulalan
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) bersama Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kanan) saat diskusi sistem integritas partai politik antara KPK dengan Partai Demokrat di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Rabu (13/9/2017). Diskusi tentang sistem integritas partai politik dengan KPK merupakan suatu bentuk program kerja dari lembaga antirasuah dalam hal pecegahan korupsi. (Wartakota/Henry Lopulalan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Basaria Panjaitan mengungkapkan permasalahan partai politik sebagai lembaga yang tidak dipercaya masyarakat.

Menurutnya fakta itu dipengaruhi oleh banyaknya politisi yang menjadi tahanan KPK yakni sebanyak 32 persen.

"Sebanyak 78 orang merupakan kepala daerah dan 134 orang lainnya merupakan anggota legislatif baik pusat maupun daerah berdasarkan data sampai Juni 2017. Survei indikator politik Indonesia 2016 juga mengatakan partai politik sebagai lembaga yang tidak dipercaya masyarakat yang dibuktikan dengan rendahnya partisipasi politik masyarakat sebesar 64 persen dari target 75 persen."

"Partai politik bersama DPR dan DPRD menjadi tiga besar lembaga yang memiliki indikasi kuat melakukan korupsi. Itu bukan kata saya tapi kata survei," ujar Basaria.

Oleh karena itu Basaria mengatakan wajar bila masyarakat tak mempercayai partai politik sebagai penelur pilkada pimpinan daerah dan legislatif.

Basaria mengatakan sebagian besar politisi tersangkut kasus korupsi yang berkaitan dengan suap dan jual beli jabatan.

Oleh karena itu KPK bertekad memperkuat pencegahan dengan merumuskan sistem integritas partai dengan parpol-parpol yang ada di Indonesia.

Seperti dalam kunjungan KPK yang diwakili Basaria Panjaitan ke DPP Partai Demokrat yang disambut langsung Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Semoga dengan penguatan pencegahan, update Juni 2017 itu menjadi yang terakhir," ungkap Basaria.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas