Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Surat Novanto ke KPK, Fahri Hamzah: Memangnya Kekuatan Surat Itu Apa?

"Hanya meneruskan saja, memangnya kekuatan surat itu apa," kata Fahri.

Surat Novanto ke KPK, Fahri Hamzah: Memangnya Kekuatan Surat Itu Apa?
TRIBUNNEWS.COM/ Vincentius Jyestha
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat ditemui awak media selepas sidang paripurna, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil ketua DPR Fahri Hamzah menjelaskan soal surat pimpinan DPR ke KPK meminta penundaan pemeriksaan Setya Novanto yang mendapatkan reaksi sejumlah anggota dewan.

Menurut Fahri surat yang disampaikan melalui Setjen DPR RI tersebut merupakan aspirasi dari ormas dan masyarakat.

‎"Jadi gini ada di DPR mekanisme untuk meneruskan surat masuk, terutama yang berkait aspirasi, macam-macam aspirasi dari ormas dan masyarakat, biasanya kita itu istilahnya langsung meneruskan ke lembaga yang dituju, nah mungkin Pak Novanto meneruskan aspirasi itu aja, " kata Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (14/9/2017).

Baca: Soal Indra J Piliang, Golkar Tak Toleransi Kadernya Ditangkap Pakai Narkoba

Surat yang mengatasnamakan pimpinan DPR tersebut hanya ditandatangani oleh Fadli Zon.

Fahri sendiri mengaku tidak menandatangani surat karena berbagi tugas.

Fahri menilai surat tersebut tidak melanggar etik sama sekali karena hanya meneruskan aspirasi.

"Hanya meneruskan saja, memangnya kekuatan surat itu apa," kata Fahri.

Menurutnya siappun bisa mengirimkan aspirasi ke DPR untuk kemudian ‎diteruskan kepada lembaga yang dituju.

Siapapun yang menjadi tersangka KPK dapat mengirimkan aspirasinya seperti Setya Novanto untuk meminta penundaan pemeriksaan.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas