Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tanggapi Survei CSIS, Ini Tekad Jokowi

Jokowi mengatakan bahwa penilaian merupakan hak dari masyarakat terkait kinerja Pemerintah.

Tanggapi Survei CSIS, Ini Tekad Jokowi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Presiden Joko Widodo memantau prajurit TNI Angkatan Udara memasukkan bantuan kemanusiaan Rohingya untuk ke dalam pesawat di Base Ops TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/9/2017). Sebanyak 34 ton bantuan berupa beras, bahan siap saji, tenda, dan selimut dikirimkan lewat empat pesawat Hercules ke Bangladesh untuk pengungsi Rohingya. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menanggapi hasil survei dari Centre of Strategic and International Studies (CSIS).

Jokowi mengatakan bahwa penilaian merupakan hak dari masyarakat terkait kinerja Pemerintah.

"Tentang penilaian baik atau tidak baik kami serahkan ke masyarakat," tutur Jokowi di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis (14/9/2017).

"Ya tugas kami adalah bekerja keras dan saya beserta seluruh kabinet akan terus bekerja keras karena memang tugas kita bekerja," ujar Jokowi.

Meski demikian, Jokowi menegaskan Pemerintah tidak akan berpuas diri.

Dengan hasil survei tersebut, Pemerintah akan terus meningkatkan kinerjanya lebih keras lagi untuk masyarakat.

"Bahwa hasil yang telah ditunjukkan dari survei itu harus memacu kami untuk bekerja lebih keras lagi," ujar Jokowi.

Baca: Jokowi: Jangan Kaget Gedung Perpustakaan Nasional Tertinggi di Dunia

Sebelumnya. Diketahui, Lembaga survei Centre For Strategic and International Studies (CSIS) merilis hasil survei opini publik dengan tema "Tiga Tahun Pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla: Kinerja Pemerintahan dan Peta Politik Nasional" di Pakarti Centre di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (12/9/2017).

Direktur Eksekutif CSIS, Philips J Vermonte menjelaskan bahwa kepuasan terhadap pemerintahan Jokowi-JK terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun sejak dilantik tahun 2014.

Dalam survei yang melibatkan seribu orang sampel di 34 provinsi di Indonesia dengan margin eror sekitar 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen itu meraih tingkat kepuasan publik sebanyak 68,3 persen pada tahun 2017.

Itu lebih tinggi dibandingkan dua tahun sebelumnya yakni 50,6 persen pada tahun 2015 dan 66,5 persen pada tahun 2016.

Sementara Peneliti Departemen Politik dan Hubungan Internasional CSIS, Arya Fernandes mengatakan satu faktor yang menyebabkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi-JK adalah keberhasilan pemerintah menggenjot sektor pembangunan dan infrastruktur.

"Tetapi yang memberikan sumbangsih terbesar kepada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah adalah sektor kemaritiman seperti tol laut dan lain-lain. Kepercayaan terhadap sektor kemaritiman juga terus tumbuh signifikan menjadi 75,5 persen di tahun 2017 dari 63,9 persen pada tahun 2916," katanya.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas