Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tragedi Kemanusiaan Rohingya

Bangladesh Segera Bagikan Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk Pengungsi Rohingya

Bantuan yang akan diberikan berupa beras, selimut, makanan siap saji, tenda besar, tangki air fleksibel, family kit, pakaian, dan gula pasir.

Bangladesh Segera Bagikan Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk Pengungsi Rohingya
Foto Dokumentasi Kedubes RI untuk Dhaka Bangladesh
Bantuan kemanusiaan Indonesia yang akan didistribusikan telah berada di gudang penyimpanan Cox's Bazar, (14/9/2017). 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA-- Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk pengungsi Rohingya yang telah tiba di Bangladesh antara tanggal 14-15 September 2017 akan didistribusikan besok (18/9/2017).

Menurut District Administration Cox's Bazar, bantuan Indonesia yang sudah berada di Gudang Cox's Bazar akan didistribusikan ke 12 pos/titik distribusi di wilayah pengungsi.

Berdasarkan keterangan dari kedubes RI di Dhaka Bangladesh yang diterima Tribunnews.com di Jakarta, Minggu (17/9), pendistribusian akan dilakukan oleh District Administration Cox's Bazar, bekerjasama dengan badan internasional seperti UNHCR dan IOM.

Baca: Jokowi Tegaskan Pemerintah Dukung Produk Kendaraan Dalam Negeri Bisa Bersaing di Pasar

Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Dhaka Bangladesh pagi ini (17/9), memperoleh informasi dari Kementerian Luar Negeri Bangladesh.

Dengan alasan keamanan, Pemerintah Bangladesh belum mengizinkan delegasi Indonesia untuk mengunjungi kamp-kamp pengungsi atau ke kota Cox's karena alasan keamanan.

Bantuan yang akan diberikan berupa beras, selimut, makanan siap saji, tenda besar, tangki air fleksibel, family kit, pakaian, dan gula pasir.

Baca: Menteri Budi Karya Beberkan Alasannya Kenakan Pakaian Adat Saat Acara Hari Perhubungan Nasional

Diketahui sebelumnya, Perserikatan Bangsa-bangsa memperkirakan pembakaran desa telah memaksa lebih dari 370.000 orang untuk melarikan diri dari Rakhine ke Bangladesh sejak 25 Agustus 2017.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas