Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tragedi Kemanusiaan Rohingya

Sekjen PBB Sambut Baik Peran Indonesia Bantu Myanmar

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengakui pentingnya peran Indonesia membantu Myanmar.

Sekjen PBB Sambut Baik Peran Indonesia Bantu Myanmar
Kementerian Luar Negeri
Pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas perkembangan terakhir di Myanmar, (28/9/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengakui pentingnya peran Indonesia membantu Myanmar.

Hal tersebut disampaikan saat Indonesia menghadiri pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas perkembangan terakhir di Myanmar, (28/9/2017).

"Saya menyambut baik peran penting Menlu Retno Marsudi dari Indonesia dalam hal ini. Beliau telah mendorong pendekatan yang sejalan dengan tiga langkah yang telah saya tegaskan, dan juga yang didorong oleh banyak negara" kata Antonio Guterres saat membuka pertemuan.

Baca: Insiden Stasiun Mumbai, 22 Orang Tewas Terhimpit, Puluhan Lainnya Luka Berat

Pengakuan terhadap peran penting yang dilakukan Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, tidak hanya diucapkan oleh Sekjen PBB.

Sejumlah negara anggota Dewan Keamanan PBB seperti Inggris, Swedia, Senegal, serta Kazakhstan juga menghargai peran ASEAN dalam mencari solusi untuk isu Myanmar.

Negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB lainnya juga menyerukan agar Myanmar membuka jalur dialog dan kerjasama bersama Bangladesh untuk menyelesaikan masalah pemulangan pengungsi Rohingya.

Baca: 4 Fakta Mobil Seret Motor Sampai Terbakar di Bali, Pengemudi Brutal Ternyata Pengedar Sabu

Dubes RI untuk PBB, Triansyah Dhani mengatakan komitmen Indonesia akan semakin kuat untuk membantu penyelesaian krisis kemanusiaan di Rakhine State Myanmar.

"Komitmen Indonesia terhadap penyelesaian isu Rohingya akan semakin kuat, dan Indonesia mendorong kerjasama yang baik antara Myanmar dan aktor-aktor internasional secara sinergis demi penyelesaian yang terbaik bagi semua pihak," ujar Djani.

Baca: Tim Dokter Masih Observasi Siswi SMP yang Telan Jarum Pentul Sebelum Operasi, Begini Kondisinya

Dalam pertemuan, Dewan Keamanan PBB menegaskan kembali tiga langkah yang perlu diambil pemerintah Myanmar, yaitu (I) mengakhiri operasi militer, (II) buka akses bantuan kemanusiaan, dan (III) pemulangan kembali pengungsi Rohingya di Bangladesh ke Myanmar.

Selain itu, Sekjen PBB juga menyampaikan bahwa situasi di lapangan semakin memburuk sejak serangan yang dilakukan oleh kelompok ARSA terhadap aparat keamanan Myanmar.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas