Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ditolak, Pemohon Tetap Senang MK Putuskan Alat Bukti Lama Bisa Jadi Acuan Terbitkan Sprindik Baru

Bekas Direktur Utama PT Mobile 8, Anthony Chandra Kartawiria mengaku puas walau gugatannya terkait uji materi Undang-Undang Nomor 8 tahun 1981.

Ditolak, Pemohon Tetap Senang MK Putuskan Alat Bukti Lama Bisa Jadi Acuan Terbitkan Sprindik Baru
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Ilustrasi. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bekas Direktur Utama PT Mobile 8, Anthony Chandra Kartawiria mengaku puas walau gugatannya terkait uji materi Undang-Undang Nomor 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana ditolak Mahkamah Konstitusi.

Melalui kuasa hukumnya, Ricky Kurnia Margono mengatakan putusan tersebut akhirnya memberikan kepastian hukum terkait berulang-ulangnya surat perintah penyidikan (Sprindik) yang dikeluarkan aparat penegak hukum karena kalah di sidang praperadilan.

Baca: Pimpinan KPK Disarankan Desak Presiden Bentuk Tim Pecari Fakta Penyerangan Novel Baswedan

"Kita sama-sama melihat pertimbangan MK justru memerintahkan penyidik untuk melakukan kembali, menyempurnakan kembali daripada alat-alat bukti tersebut," kata Ricky usai sidang saat ditemui di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Dalam permohonanya, pemohon meminta agar penyidik tidak menerbitkan sprindik berulang ulang tanpa ada dua alat bukti baru yang sah.
Namun, dalam pertimbangannya, Mahkamah justru berpendapat berbeda.

Mahkamah mengatakan sprindik tetap bisa dikeluarkan menggunakan alat bukti yang telah diajukan di persidangan gugatan praperadilan sebelumnya dan telah disempurnakan.

Baca: Medium Tank Buatan Pindad Banyak Dilirik Negara Asing

Mahkamah berpendapat bukti tersebut sebelumnya ditolak mungkin karena alasan formalitas belaka yang tidak terpenuhi dan baru dapat dipenuhi secara substansial oleh penyidik pada penyidikan yang baru.

"Apa yang kami mintakan jelas diakomodir oleh MK karena memang ke depannya penyidik harus betul-betul perlihatkan ini ada alat bukti, walau (alat bukti) lama harus disempurnakan kembali," ungkap Ricky.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas