Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Suap di Kementerian Perhubungan

KPK Periksa Pejabat dan Pekerja di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang

"Enam saksi ini diperiksa untuk tersangka APK (Direktur Utama PT Adhiguna Keruktama Adiputra Kurniawan)," ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah

KPK Periksa Pejabat dan Pekerja di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang
TRIBUNNEWS/HERUDIN
juru bicara KPK Febri Diansyah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan enam saksi di kasus dugaan suap perijinan dan pengadaan proyek-proyek di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut TA 2016-2017.

Mereka yakni Hesti Widiyaningsih, Ketua Pekerjaan Pengerukan alur Pelayaran Tanjung Emas Semarang TA 2017 Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Tanjung Mas, Leksono Poeranto, Direktur PT Indominco Mandiri.

Baca: Korut Curi Data Berisi Rencana Perang Militer Korea Selatan

Ada juga Ignatius Martanio, Jatmiko, dan Boby Agusta yang adalah PNS KSOP Kelas 1 Tanjung mas Semarang.

‎Serta Wisnoe Wihandani, Kabid Pelatihan Pusbag SDM Perhubungan Kementerian Perhubungan, yang juga mantan Kasubdit Pengerukan dan Reklamasi Ditjen Perhubungan Laut .

"Enam saksi ini diperiksa untuk tersangka APK (Direktur Utama PT Adhiguna Keruktama Adiputra Kurniawan)," ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Rabu (11/10/2017).

Febri melanjutkan selain memeriksa enam saksi, penyidik juga mengagendakan pemeriksaan silang pada dua tersangka yakni Adiputra Kurniawan dan Antonius Tonny Budiono (ATB), Dirjen Hubla nonaktif.

"‎APK diperiksa sebagai saksi untuk ATB, sebaliknya ATB diperiksa untuk APK," singkat Febri.

Seperti diketahui, KPK kembali melakukan
Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dengan perizinan dan pengadaan proyek-proyek di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) tahun anggaran 2016-2017.

Dalam OTT yang dilakukan pada Rabu (23/8/2017) malam hingga Kamis (24/8/2017) sore, penyidik mengamankan lima orang di beberapa lokasi terpisah lalu dibawa ke KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas