Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Setya Novanto Diam-diam Meninggalkan Rapat Partai Golkar Melalui Pintu Belakang

Selain itu, rapat juga membahas persiapan rapat kerja nasional (Rakernas) dan pelaksanaan perekrutan calon anggota legislatif.

Setya Novanto Diam-diam Meninggalkan Rapat Partai Golkar Melalui Pintu Belakang
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto berjalan sebelum Rapat Pengurus Pleno DPP Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (11/10/2017). Rapat pleno yang dipimpin oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto beragendakan persiapan ulang tahun, persiapan rakernas, dan persiapan rekrutmen caleg Golkar. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rapat pleno DPP Partai Golkar berlangsung sekitar tiga jam.

Rapat yang dihadiri sejumlah petinggi Golkar itu dipimpin langsungKetua Umum Golkar Setya Novanto.

Rapat pleno  membahas persiapan HUT ke-53 Partai Golkar.

Selain itu, rapat juga membahas persiapan rapat kerja nasional (Rakernas) dan pelaksanaan perekrutan calon anggota legislatif.

Usai rapat, Setya Novanto buru-buru pergi meninggalkan arena rapat melalui pintu belakang ruang rapat.

Baca: Hari Pertama Kembali Ngantor, Setya Novanto Masuk Lewat Pintu Belakang

Novanto kemudian keluar melalui toilet yang menembus Kantor Dewan Pakar Partai Golkar yang berada di belakang kantor DPP.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Golkar Idrus Marham mengatakan bahwa Setya Novanto terburu-buru dikarenakan ada urusan lain yang telah menunggunya.

Untuk itu, hasil laporan rapar pleno diserahkan kepada Sekjen DPP Partai Golkar.

"Mohon maaf Pak Setya Novanto harus meninggalkan tempat karena ada agenda di tempat lain dan menugaskan kepada kami," ucap Idrus Marham di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neri, Slipi, Jakarta Barat.

Berdasarakan pantauan, Idrus langsung mengambil alih microphone yang berada di tengah meja pimpinan rapat.

Setelah itu, Idrus yang mengambil alih dan membacakan hasil rapat pleno tersebut.

Tak hanya pada sidang rapat pleno kali ini Setya Novanto tiba-tiba menghilang.

Sebelumnya pada, Selasa (10/10/2017) kemarin, Setya Novanto juga datang ke DPR secara diam-diam melalui pintu belakang Gedung Kesetjenan DPR.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas