Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Politisi Suap Hakim

Aditya Moha: Ini Saya Lakukan Semata-mata Demi Nama Seorang Ibu

"Tetapi ini untuk mempejuangkan nama seorang ibu, saya pikir mas juga dalam posisi saya kita akan bersepakat bersama untuk melakukan yang terbaik."

Aditya Moha: Ini Saya Lakukan Semata-mata Demi Nama Seorang Ibu
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Tersangka Aditya Moha yang juga merupakan anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Golkar tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (12/10/2017). Aditya menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus dugaan suap hakim untuk mengamankan putusan banding Marlina Moha yang merupakan ibu dari Aditya Moha. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aditya Anugrah Moha mengakui menyuap Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara Sudiwardono untuk membantu ibunya Marlina Moha Siahaan lepas dari jeratan hukum.

Kepada awak media, politikus Golkar tersebut kembali menegaskan perbuatan itu dilakukan semata-mata demi berbakti kepada ibunya.

Baca: Sekelumit Cerita Perbicangan Jokowi di Meja Makan Usai Tinjau Pengungsi Sinabung

Sang ibu, Marlina Moha Siahaan diketahui menjadi terdakwa dugaan korupsi tunjangan penghasilan aparatur pemerintah desa (TPAD) Kabupaten Bolaang Mongondow.

"Prinsip utama, ini saya lakukan semata-mata demi nama seorang ibu," ucap Aditya usai diperiksa penyidik KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2017).

Baca: Jokowi Nyaris Kehabisan Pindang Belido, Ikan Khas dari Palembang yang Digemari Banyak Tokoh

Diketahui setelah divonis bersalah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Mantan Bupati Bolaang Mongondow itu lalu mengajukan banding agar divonis bebas dan tidak ditahan dengan memberikan suap.

Anggota Komisi XI DPR RI tersebut pun menyadari perbuatan yang dilakukannya salah.

Baca: Istri Pemilik Situs Nikahsiri.com Jaminkan Diri Untuk Penangguhan Penahanan Suaminya

Lagi-lagi dia beralasan itu dilakukan demi membebaskan sang ibu dari jeratan hukum.

Baca: Calon Jemaah Berharap Bos First Travel Diganjar Hukuman Maksimal

"Tetapi ini untuk mempejuangkan nama seorang ibu, saya pikir mas juga dalam posisi saya kita akan bersepakat bersama untuk melakukan yang terbaik. Di mana lagi tempat untuk berbakti kalau tidak dari seorang ibu. Kita melakukan (suap) berupaya menolong seorang ibu," kata Aditya.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas