Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus First Travel

DPR Janji Akan Bela Maksimal Korban First Travel

"Kita prihatin dan harus membela maksimum korban FT dan jangan sampai terulang,"

DPR  Janji Akan Bela Maksimal Korban First Travel
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Direktur Jenderal Penyelanggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Prof.Dr.Nizar dan Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan, Sardjito, saat RDP di ruang rapat Komisi VIII DPR RI, kompleks gedung MPR DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com,Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi VIII DPR berjanji akan terus mengawal kasus penipuan umroh First Travel.

Hal tersebut diungkapkan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak Kementerian Agama dan Otoritas Jasa Keuangan.

Pimpinan RDP Sodik Mudjahid menyampaikan keprihatinannya atas kejadian yang dialami ribuan jemaah First Travel yang gagal berangkat.

Baca: Kemenag Akan Perketat Syarat Penyelengara Perjalan Ibadah Umrah Agar Kasus First Travel Tak Terulang

"Kita prihatin dan harus membela maksimum korban FT dan jangan sampai terulang dan kita harus memberikan edukasi kepada mereka melihat situasi dan kerja-kerja yang dilakukan melalui hukum sedang berjalan," kata Sodik, Kamis (12/10/2017).

Menurut Sodik, korban First Travel ingin negara hadir menyelesaikan kasus ini.

"Akhir dari ini adalah ada di Bareskrim," kata Sodik.

Baca: Pemerintah Diminta Serius Tangani Kasus Prostitusi Anak dan Pornografi

Menurutnya, rapat dengar pendapat juga dihadiri Bareskrim Polri.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas