Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Gerindra: Kenapa Polisi Sangat Tendensi kepada Gerindra dan Keluarga Pak Prabowo, Pak Kapolri?

Dasco menambahkan, pihaknya mendapat informasi bahwa polisi menanyakan soal Gerindra kepada Asma Dewi.

Gerindra: Kenapa Polisi Sangat Tendensi kepada Gerindra dan Keluarga Pak Prabowo, Pak Kapolri?
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kiri) didampingi Wakapolri Komjen Pol Syafruddin (kedua kiri) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017). Rapat kerja tersebut membahas sejumlah penanganan kasus yang menjadi perhatian publik, khususnya aksi terorisme, korupsi dan peredaran narkoba. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

"Hal ini sangat kami sayangkan karena anggota Polri tersebut seperti memberi umpan kepada media untuk berspekulasi dan bahkan menuduh tanpa ada dasar sama sekali," tutur Anggota Komisi III DPR itu.

Dasco menambahkan, Prabowo selama ini menahan diri untuk tak mengomentari jajaran pemerintahan agar bisa berkonsentrasi menjalankan tugas tanpa adanya gangguan politik.

Namun, apa yang terjadi saat ini berdampak pada elektabilitas Prabowo berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga survei.

"Dan apa yang dilakukan Pak Prabowo tersebut bukan tidak berdampak. Terbukti hasil survei-survei beliau peringkatnya turun jadi 12 persen karena diam aja," kata Dasco.

Terkait protes Dasco tersebut, Kapolri mengaku akan menindaklanjuti.

Inspektur Pengawasan Umum akan meminta penjelasan penyidik mengenai masalah tersebut.

"Kalau itu merupakan fakta (penyelidikan) maka nanti akan kami sampaikan kepada Pak Dasco. Tapi kalau seandainya bukan fakta, kami akan berikan teguran keras secara internal bahwa tidak boleh menyampaikan berdasarkan asumsi," kata Kapolri.

Hal ini, menurut Kapolri, menjadi bahan evaluasi Polri dan akan segera ditindaklanjuti.

"Yang boleh disampaikan berdasarkan fakta. Itu pun harus kita lihat juga dampak sosial politiknya karena yang disampaikan Polri kepada publik harus yang benar. Tapi tidak semua yang benar harus disampaikan ke publik kalau lebih banyak mudorotnya," ucap mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu.

Polisi menangkap Asma Dewi atas dugaan penyebaran ujaran kebencian dan penghinaan terhadap kelompok tertentu melalui akun Facebook-nya.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas