Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

KPK Perpanjang Masa Pencegahan untuk Istri Siri Andi Narogong

Sebelumnya, mereka sudah dicegah ke luar negeri saat penyidikan terhadap tersangka Andi Narogong alias Andi Agustinus.

KPK Perpanjang Masa Pencegahan untuk Istri Siri Andi Narogong
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Istri siri Andi Narogong, Inayah, bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta, Selasa (5/9/2017). Inayah kembali menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus orupsi proyek pengadaan KTP elektronik (KTP-el). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memperpanjang masa pencegahan ke luar negeri pada kasus korupsi e-KTP.

Kedua saksi tersebut yakni istri Siri Andi Narogong, Inayah dan Raden Gede.

Sebelumnya, mereka sudah dicegah ke luar negeri saat penyidikan terhadap tersangka Andi Narogong alias Andi Agustinus.

Untuk penyidikan Andi Narogong, baik Inayah maupun Raden Gede dicegah sejak 6 April 2017 hingga 6 bulan kedepan untuk kepentingan pemeriksaan pada keduanya.

Bahkan, rumah mereka di kawasa Tebet, Jakarta Selatan telah digeledah dan dilakukan penyitaan sejumlah dokumen hingga mobil mewah yang diduga ada kaitannya dengan korupsi e-KTP.

Baca: Istri Andi Narogong Mengetahui Suaminya Pernah Rapat dengan Pejabat Kemendagri

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan kali ini Inayah dan Raden Gede dicegah ke luar negeri untuk penyidikan tersangka Anang Sugiana Sudiharjo (ASS), Direktur Quadra Solution.

‎"Dalam proses penyidikan kasus e-KTP untuk tersangka ASS, KPK mengirimkan pada Imigrasi tentang pencegahan ke Luar Negeri terhadap Inayah dan Raden Gede terhitung sejak 4 Oktober 2017 untuk 6 bulan ke depan," terang Febri, Kamis (12/‎10/2017).

Febri menuturkan ‎pencegahan bepergian ke luar negeri dilakukan berdasarkan Pasal 12 ayat (1) huruf b UU KPK karena memang penyidik membutuhkan keterangan para saksi tersebut dalam penyidikan ini dan jika dibutuhkan mereka tidak sedang berada di luar negeri.

Lebih lanjut, masih terkait penyidikan korupsi e-KTP untuk tersangka ‎Anang Sugiana, hari ini penyidik memeriksa dua saksi dari pihak swasta.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas