Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pemilu 2019

Setelah Pimpin Rapat Pleno, Setya Novanto Langung Menghilang

Kurang lebih hampir tiga jam, rapat pleno DPP partai Golkar akhirnya selesai, Rabu (11/10/2017) petang.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kurang lebih hampir tiga jam, rapat pleno DPP partai Golkar akhirnya selesai, Rabu (11/10/2017) petang.

Rapat pleno yang membahas membahas persiapan HUT ke-53 Partai Golkar, rapar kerja nasional (Rakernas) dan pelaksanaan perekrutan calon anggota legislatif dipimpin langsung oleh Ketua Umum Setya Novanto.

Namun, saat rapat selesai, Setya Novanto buru-buru pergi meninggalkan arena rapat melalui pintu belakang ruang rapat.

Novanto kemudian keluar melalui toilet yang menembus Kantor Dewan Pakar Partai Golkar yang berada di belakang kantor DPP.

Baca: Kasus Ujaran Kebencian, Politikus Gerindra Khawatir Polri Jadi Alat Kekuasaan

Sekertaris Jenderal (Sekjen) Idrus Marham mengatakan bahwa terburu-burunya Setya Novanto dikarenakan ada urusan lain yang telah menunggunya.

Untuk itu, hasil laporan rapar pleno diserahkan kepada Sekjen DPP Partai Golkar.

"Mohon maaf Pak Setya Novanto harus meninggalkan tempat karena ada agenda di tempat lain dan menugaskan kepada kami," ucap Idrus Marham di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neri, Slipi, Jakarta Barat.

Berdasarakan pantauan, Idrus langsung mengambil alih microphone yang berada di tengah meja pimpinan rapat.

Baca: Impresi Nyetir Suzuki Jimny Anyar, Handling Mantap Plus Bantingan Empuk

Setelah itu, Idrus lah yang mengambil alih dan membacakan hasil rapat pleno tersebut.

Tak hanya pada sidang rapat pleno kali ini Setya Novanto tiba-tiba menghilang.

Sebelumnya pada, Selasa (10/10/2017) kemarin, Setya Novanto juga datang ke DPR secara diam-diam melalui pintu belakang Gedung Kesetjenan DPR.(*)

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas