Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Tanggapi Pernyataan Kapuspen TNI, Fadli Zon: Malu, Urusan Persenjataan Saja Ribut

Diberitakan sebelumnya, Kapuspen TNI menjelaskan keiistimewaan amunisi milik Polri yang diimpor dan sempat tertahan di Bandara Soekarno-Hatta.

Tanggapi Pernyataan Kapuspen TNI, Fadli Zon: Malu, Urusan Persenjataan Saja Ribut
Wahyu Aji/Tribunnews.com
Fadli Zon 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengkritik diumbarnya permasalahan impor senjata Polri yang kembali diungkap TNI.

Hal itu menjawab pernyataan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal Wuryanto soal 5.932 amunisi tajam dan senjata yang dibeli Polri memiliki kecanggihan yang luar biasa.

Baca: Tak Pulang-pulang, Noripansyah Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Fadli sudah memberikan saran sebelumnya supaya polemik ini diselesaikan di internal pemerintah. Tidak perlu dibuka ke publik.

"Karena ini sebenarnya harusnya sesuatu yang confidential, malu lah kita dilihat masa urusan persenjataan aja rebutan gitu ya. Ini menurut saya kalau bisa diselesaikan di pemerintahan," kata Fadli kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan, Presiden Joko Widodo seharusnya sejak awal bisa mengantisipasi insitutsi yang berada dibawahnya.

"Saya kira yang mempunyai kaitan dengan persoalan pertahanan dan keamanan seharusnya itu di-secret, artinya berjalan rahasia dan confidential gitu," kata Fadli.

Dirinya mengaku tidak ingin jika polemik antar TNI-Polri yang dibuka ke publik, juga menjadi perbincangan negara lain.

"Coba bayangkan kalau negara-negara lain melihat kalau alutsista ini terjadi perebutan di antara institusi atau lembaga di kita? Jadi saya berharap diselesaikanlah di antara pemerintah apapun hasilnya," kata Fadli.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas