Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

PKS: Faktanya Sekarang Banyak PHK dan Daya Beli Menurun, Banyak Toko Tutup

Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla masih mendapatkan rapor merah di sejumlah sektor ekonomi.

PKS: Faktanya Sekarang Banyak PHK dan Daya Beli Menurun, Banyak Toko Tutup
Ferdinand Waskita/Tribunnews.com
Hidayat Nur Wahid 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid menilai, banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga daya beli yang rendah adalah fakta yang dirasakan masyarakat.

Hal itu disampaikan Hidayat menyikapi hasil survei Indikator Politik Indonesia bahwa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla masih mendapat rapor merah, misalnya dalam hal memenuhi kebutuhan pokok dan mencari kerja.

"Terlepas dari survei, memang itu lah yang kami dapatkan. Bahwa kami mendapatkan fakta tentang terjadinya PHK di banyak tempat, daya beli yang sangat menurun, begitu banyak tempat ritel maupun toko-toko yang kemudian tutup," ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Ia kemudian mencontohkan adanya beberapa rumah di kawasan Kemang, Jakarta Selatan yang sudah berbulan-bulan bahkan setahun tak kunjung dibeli maupun disewakan.

Padahal, kawasan tersebut merupakan salah satu lokasi yang sempat diperebutkan untuk dibeli maupun disewakan.

"Itu salah satu indikator yang sangat konkret," tuturnya.

Baca: Survei Indikator: Mayoritas Responden Merasa Makin Sulit Beli Kebutuhan Pokok dan Cari Kerja

Hidayat menilai, kondisi ini tak berkaitan dengan tahun politik.

Bahkan, persoalan kesulitan kerja dan rendahnya daya beli masyarakat jangan sampai dipolitisasi untuk kepentingan politik.

Sebab, kondisi tersebur merupakan keresahan nyata yang dialami masyarakat.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas