Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Jadi Tersangka Lagi, Setya Novanto Lawan Balik KPK

Menurut Fredrich, keempat orang KPK itu telah melanggar putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 29 September 2017 lalu.

Jadi Tersangka Lagi, Setya Novanto Lawan Balik KPK
Tribunnews.com / Abdul Qodir
Ketua tim penasihat hukum Novanton, Fredrich Yunadi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR Setya Novanto melalui tim penasihat hukumnya melaporkan dua pimpinan dan penyidik KPK ke Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (11/10) malam.

Usai membuat laporan, ketua tim penasihat hukum Novanton, Fredrich Yunadi, menunjukan surat tanda bukti lapor di Bareskrim nomor TBL/825/XI/2017/Bareskrim dengan nomor laporan : LP/1192/XI/2017/Bareskrim tertanggal 10 November 2017.

Dalam surat tersebut, pihak yang dilaporkan adalah Ketua KPK Agus Rahardjo, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman, dan penyidik KPK A Damanik selaku kasatgas penanganan perkara terkait Setya Novanto.

Keempat orang KPK tersebut dipolisikan dengan tuduhan telah melawan putusan praperadilan dan penyalahgunaan kekuasaan karena kembali menetapkan Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik.

Baca: Buktikan Ucapan, Kuasa Hukum Polisikan Oknum KPK Saat Tetapkan Novanto Tersangka Lagi

Mereka dilaporkan atas tuduhan melanggar Pasal 414 KUHP juncto Pasal 421 KUHP.

Dalam surat pelaporan, pihak pelapor atas nama Achmad Rudyansyah.

Fredrich membantah inisiatif pelaporan ini berasal dari Novanto.

"Saya yang minta. Saya sebagai penasihat hukum punya hak untuk melindungi klien saya secara maksimal. Saya tahu apa yang lebih baik dan apa yang terefektif. Apakah salah saya melindungi klien saya?" ujarnya.

Fredrich mengatakan, keempat orang itu dilaporkan ke kepolisian karena sebagai pihak yang menandatangani Surat Perintah Penyidikan (Sprindik), Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), dan pihak yang mengumumkan penetapan Novanto sebagai tersangka kembali dalam kasus dugaan korupsi KTP elektronik, paska-putusan praperadilan.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas