Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Menunggu Hasil Judicial Review, Kuasa Hukum Pastikan Setya Novanto Tidak Hadir di KPK

Setya Novanto (SN) dijadwalkan menjalani pemeriksaan perdana di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersamgka korupsi e-KTP

Menunggu Hasil Judicial Review, Kuasa Hukum Pastikan Setya Novanto Tidak Hadir di KPK
henry lopulalan/stf
TOPPING OFF GEDUNG BARU GOLKAR Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto saat "Topping Off" gedung baru Partai Golkar di DPP Partai Golkar di Jakarta, Minggu (12/11). Gedung baru Golkar bernama Gedung Panca Bakti itu untuk menampung seluruh pengurus Partai Golkar baik organisasi internal DPP maupun organisasi sayap Partai Golkar. Warta Kota/henry lopulalan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto (SN) dijadwalkan menjalani pemeriksaan perdana di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersamgka korupsi e-KTP, pada Rabu (15/11/2017).

Surat panggilan sudah dikirimkan oleh KPK ke kediaman Setya Novanto pada minggu lalu. KPK berharap Ketua DPR RI itu koperatif memenuhi panggilan.

Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi menegaskan kliennya tidak bakal hadir.

"Saya sudah kirim surat ke KPK, tidak hadir. Tadi sudah dikirim suratnya," ucap Fredrich saat dihubungi wartawan, Selasa (14/11/2017).

Baca: Menjual Celana Dalam Bekas Pakai, Gadis Belia Ini Sukses Raih Milyaran Rupiah, Ini Kisahnya

Fredrich menuturkan kali ini alasannya ialah menunggu judicial review (JR) yang diajukan dirinya ke Mahkamah Konstitusi.

"Surat yang bikin dari kantor pengacara saya. Alasannya adalah kami sudah ajukan JR. Menunggu hasil keputusan JR. Sama juga kan, Agus (Ketua KPK) juga menyatakan melalui awak media bahwa KPK tidak akan hadir panggilan pansus, menunggu MK. Kan sama, kami dalam posisi yang sama," tegasnya.

Terpisah Ketua DPP Partai Golkar Yahya Zaini juga belum bisa memastikan Setya Novanto akan hadir karena Setya Novanto masih berpegang pada izin Presiden Joko Widodo untuk memenuhi panggilan KPK.

"Saya belum tahu. Sampai sekarang karena sudah bersurat pasti pedoman beliau itu (Izin presiden). Surat dari DPR itu," kata Yahya kepada wartawan di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Lebih lanjut Yahya mengatakan apalagi Rabu besok rapat Paripurna dengan agenda pembukaan masa persidangan tahun sidang 2017-2018 bakal digelar.

"Biasanya beliau setiap pembukaan hadir ya, kalau pembukaan biasanya ketua kan dan biasa ada wakil-wakilnya kecuali kalau beliau sakit, baru diganti," kata Yahya.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas