Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Propam Polda Sumbar Lakukan Audit Kebakaran Polres Dharmasraya

Tim dari Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Sumatera Barat melakukan audit terhadap insiden pembakaran Polres Dharmasraya oleh dua teroris.

Propam Polda Sumbar Lakukan Audit Kebakaran Polres Dharmasraya
youtube
Markas Polres Dharmasraya 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim dari Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Sumatera Barat melakukan audit terhadap insiden pembakaran Polres Dharmasraya oleh dua teroris.

Tim Propam mencari pelanggaran prosedur dari petugas yang bertanggung jawab terhadap keamanan Kantor Polres pada malam terjadinya serangan.

Baca: AJI Kecam Oknum Polisi yang Halangi dan Hampir Keroyok Jurnalis di Sidang Buni Yani

"Dari Propam Polda Sumbar sedang bekerja lakukan audit bahwa saat terjadi siapa yang bertugas bertanggung jawab pasti diminta keterangannya sehingga nanti bisa ketahuan apakah ada pelanggaran prosedur," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto kepada wartawan di Jln Adityawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017).

Menurut Setyo, dengan audit yang dilakukan oleh tim Propam pihak yang terbukti melakukan kelalaian akan segera ketahuan.

Sejauh ini Polri, ungkap Setyo, telah memiliki prosedur pengamanan markas, hingga jadwal kegiatan personel. Sehingga seharusnya seluruh kegiatan yang mencurigakan dapat segera dideteksi.

"Yang harusnya prosedur pengamanan markas itu sudah ada, kegiatan personel itu sudah ada. Jadi nanti akan kita lihat siapa yang paling bertanggung jawab atas kejadian itu," tegas Setyo.

Mantan Kadiv Hukum Polri ini mengungkapkan bahwa penyerangan terhadap kantor polisi ini bukan modus baru dalam dunia terorisme. Polri beberapa kali mampu mengantisipasi serangan jenis ini.

"Beberapa tahun lalu pernah seseorang masuk Polda Metro Jaya dengan bawa bom tapi bisa diantisipasi, dengan taksi kan waktu itu. Jadi Polri sudah punya SOP bagaimana amankan markas, kantor, personel dan kegiatan polri di lapangan," jelas Setyo.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas