Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Basaria Panjaitan: Tidak Ada Celah KPK Kalah di Praperadilan Setnov

Menurut dia, tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan SN dan penasehat hukum untuk mengalahkan KPK.

Basaria Panjaitan: Tidak Ada Celah KPK Kalah di Praperadilan Setnov
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Basaria Panjaitan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan, mempersilakan tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto alias SN menempuh upaya hukum praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Dia merasa optimistis memenangkan praperadilan yang dipimpin hakim tunggal Kusno itu.

Menurut dia, tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan SN dan penasehat hukum untuk mengalahkan KPK.

"Kalau praperadilan silahkan saja, karena kami yakin pasti menang pasti tidak ada celah untuk KPK kalah di praperadilan itu,"ujar Basaria ditemui di acara Seminar Peran Aktif Perguruan Tinggi Dalam Mengawal Pemberantasan Korupsi di Hotel Ciputra, Kamis (7/12/2017).

Ini merupakan praperadilan kedua yang diajukan SN di PN Jakarta Selatan.

Baca: Trump Akui Ibu Kota Israel, Paus Fransiskus Minta Dunia Hormati Status Quo Yerusalem

Di praperadilan pertama sidang dipimpin hakim tunggal, Cepi Iskandar. Ketika itu, SN lolos dari status tersangka setelah hakim memutus menerima gugatan itu.

Saat ini, pihak KPK sudah menuntaskan tugas menyelesaikan berkas hingga dinyatakan lengkap atau P21.

Dengan alasan menghormati panggilan hakim, meskipun sudah menyelesaikan berkas, komisi anti rasuah itu tetap memberikan kesempatan kepada SN melakukan upaya praperadilan.

Namun, dia tidak mau menjawab saat ditanya apakah mempercepat proses pemberkasan dan melimpahkan berkas termasuk bagian dari strategi KPK menghadapi praperadilan SN.

"Kami yakin untuk itu. Kami yakin pasti menang kalau ini diteruskan. Mudah-mudahan tidak diteruskan. Strategi atau tidak strategi tidak perlu saya jawab ya yang pasti berkas sudah mencukupi untuk apa ditahan tahan langsung kami berikan," ujarnya.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas