Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Rakyat Butuh Ketua DPR yang Tidak Jadikan Kekuasaan Sebagai Mata Pencaharian

Ketua DPR pengganti Novanto adalah sosok yang‎ tidak menjadikan kekuasaan sebagai mata pencaharian.

Rakyat Butuh Ketua DPR yang Tidak Jadikan Kekuasaan Sebagai Mata Pencaharian
Fransiskus Adhiyuda
Pengamat Politik Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi saat menjadi pembicara dalam diskusi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎‎‎Setelah ditahannya Setya Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kursi Ketua DPR menjadi 'kursi panas'.

Beberapa nama politikus Partai Golkar mulai mencuat untuk menduduki kursi tersebut.

‎Direktur Eksekutif Voxpol Center Reseach and Consulting‎ Pangi Syarwi Chaniago‎ menilai, Ketua DPR mendatang hendaknya harus sosok pemimpin yang lebih kuat, nasionalis sejati, autentik, tidak berpura-pura.

Selain itu menurut Pangi, Ketua DPR pengganti Novanto adalah sosok yang‎ tidak menjadikan kekuasaan sebagai mata pencaharian.

"Rakyat butuh Ketua DPR yang berpolitik berpandukan moral, bukan mereka yang berpolitik secara asal," kata Pangi melalui pesan singkatnya, Kamis (7/12/2017).‎‎

Baca: DPR: Sikap AS Soal Yerusalem Timbulkan Masalah Baru

Masyarakat kata Pangi, sudah lelah, bosan dan muak dengan pimpinan lembaga negara yang tersandera kasus korupsi mulai dari ketua DPD, DPR dan MK. Dirinya berharap tentu tidak ada lagi pimpinan lembaga yang tersangkut masalah korupsi.‎

"Bagaimana ceritanya posisi strategis dan maha penting, posisi terhormat yaitu ketua pimpinan institusi lembaga negara diduduki pejabat londo ireng, pragmatis, mendahulukan kepentingan pribadi, kelompok dan golongannya ketimbang kepentingan negara yang jauh lebih besar (national interest)," ujarnya.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas