Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

SKL BLBI, KPK Cegah Tujuh Saksi Pergi ke Luar Negeri

KPK meminta Direktorat Jendral Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencegah 7 saksi di kasus dugaan korupsi BLBI

SKL BLBI, KPK Cegah Tujuh Saksi Pergi ke Luar Negeri
henry lopulalan/stf
KETERAGAN PRES - Juru bicara KPK Febri Diansyah memberi keterangan pers soal perkembangan kodisi terakhir Setya Novanto usai kecelakaan di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Rabu(16/11/2017). WARTA KOTA/Henry Lopulalan 

LAPORAN WARTAWAN TRIBUNNEWS.COM, THERESIA FELISIANI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Direktorat Jendral Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencegah 7 saksi di kasus dugaan korupsi terkait penerbitan SKL BLBI agar tidak berpergian ke luar negeri.

Tujuh saksi yang dicegah itu yakni German Kartadinata; Yusuf Swasya; Mulyadi Gozali; Feri Laurentinus; Gozali; Laura Raharja; dan Maria Veronika.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan pencegahan dilakukan ‎terkait proses penyidikan kasus SKL BLBI dengan tersangka mantan Kepala BPPN, Syafruddin Arsyad Temenggung (SAT).

Baca: Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Sebut Orang Indonesia Korupsi karena Serakah

"Pencegahan dilayangkan terpisah sepanjang bulan November 2017. Pencegahan ini berlaku untuk enam bulan ke depan," ujar Febri, Kamis (7/12/2017) di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Diketahui dalam kasus ini penyidik baru menetapkan satu tersangka yakni Syafruddin. Dia dijadikan tersangka lantaran diduga menyalahgunakan kewenangan terkait penerbitan SKL BLBI untuk BDNI.

Perbuatan Syafruddin itu diduga merugikan negara hingga Rp 4,58 triliun.‎ Meski tersangka, penyidik belum melakukan penahanan pada Syafruddin.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas