Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak

Di Hadapan Jokowi, Megawati Cerita Tak Tidur Tiga Hari Gara-gara Pilkada

Mega mengatakan, selama 45 tahun PDI Perjuangan berdiri, dirinya paham betul bagaimana karakter setiap kadernya.

Di Hadapan Jokowi, Megawati Cerita Tak Tidur Tiga Hari Gara-gara Pilkada
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kiri) menyerahkan surat rekomendasi kepada Bacagub Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) saat acara pengumuman bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung PDI Perjuangan di Kantor DPP PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (7/1/2018). PDI Perjuangan secara resmi mengusung pasangan TB Hasanuddin dan Irjen Pol Anton Charliyan sebagai bacagub-cawagub Jawa Barat, pasangan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen sebagai bacagub-cawagub Jawa Tengah, pasangan Dodi Reza Alex Noerdin dan Giri Ramanda Kiemas sebagai bacagub-cawagub Sumatera Selatan, pasangan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Pangaribuan Sitorus sebagai bacagub-cawagub Sumatera Utara, pasangan Karolin Margret Natasha dan Suryadman Gidot sebagai bacagub-cawagub Kalimantan Barat, dan Irjen Pol Safaruddin sebagai cagub Kalimantan Timur pada Pilgub 2018. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – ‎Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengungkapkan dirinya tidak bisa tidur lantaran memikirkan calon yang harus diusung dalam Pilkada serentak tahun 2018.

Hal itu diungkapkan Mega di hadapan Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, sejumlah ketua umum parpol dan ribuan kader PDI Perjuangan yang menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Pejuangan ke-45 di Senayan, Rabu (10/1/2018).

"Saya yakin tiga hari masing-masing ketua umum tidak tidur termasuk saya, karena harus menyelesaikan tugas. Karena, dari KPU hari ini terakhir untuk memasukkan calon kepala daerah," kata Megawati.

Adapun, ketua umum yang hadir antara lain Airlangga Hartarto selaku Ketua Umum Partai Golkar.

Kemudian, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PPP M Romahurmuziy.

Baca: Megawati: Mereka Melakukan Hoax, Pak Jokowi Disebut PKI dan Ibunya Dikatakan Orang China

Selain itu, hadir juga mantan Wakil Presiden Tri Sutrisno dan mantan Wakil Presiden Boediono.

Mega mengatakan, selama 45 tahun PDI Perjuangan berdiri, dirinya paham betul bagaimana karakter setiap kadernya.

"Saya telah menjadi saksi mata bagaimana kader-kader yang dibuat. Ada yang begitu saja datang dan pergi. Saya jadi sangat memahami karakter para kader," kata Megawati.

Dirinya juga menuturkan, banyak yang mendekat kepadanya ataupun PDI Perjuangan, demi mengambil keuntungan sesaat.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilkada Serentak

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas