Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilgub Jawa Tengah

Pertimbangan Golkar Berikan Dukungan Untuk Ganjar-Yasin Dalam Pilkada Jawa Tengah

"Sehingga peluangnya sangat besar. Representasi warga Nahdiyin. Saya sangat tahu dan paham karakter masyarakat Nahdiyin,"

Pertimbangan Golkar Berikan Dukungan Untuk Ganjar-Yasin Dalam Pilkada Jawa Tengah
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Gubernur petahana yang juga cagub Ganjar Pranowo berbincang bersama pasangannya cawagub Taj Yasin alias Gus Yasin saat mendaftarkan diri ke KPU Provinsi Jawa Tengah, di Semarang, Selasa (9/1/2017). Ganjar dan Gus Yasin yang diusung PDIP, PPP, Nasdem, Demokrat, dan Golkar resmi mencalonkan diri sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018-2023. TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar akhirnya memutuskan dukungan kepada pasangan ‎Ganjar Paranowo dan Taj Yasin dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018.

Sekretaris Jenderal Golkar, Idrus Marham menilai Ganjar cukup berprestasi menjadi gubernur Jawa Tengah selama ini.

Baca: Airlangga Minta Doa Agar Ade Komarudin Segera Sembuh

"Kita membaca realitas politik, Ganjar merupakan petahana, banyak prestasi, dan dipercaya masyarakat, itu penilaian objektif yang harus dihargai," kata Idrus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (1/10/2018).

Selain itu, pasangan Ganjar di Pilgub Jateng 2018 yakni Taj Yasin merupakan reprsentasi masyarakat Jateng sekarang ini.

Taj Yasin merupakan anak dari ulama kharismatik KH Maimoen Zubair yang dihormati di Jateng.

Baca: Kuasa Hukum Susun Draf Pengajuan Justice Collaborator Setya Novanto

"Sehingga peluangnya sangat besar. Representasi warga Nahdiyin. Saya sangat tahu dan paham karakter masyarakat Nahdiyin," katanya.

Terkait keputusan Golkar memberikan dukungan menjelang penutupan pendaftaran Pilkada, menurut Idrus karena ada berbagai opsi yang harus dipertimbangkan.‎

Baca: Jumat, KPK Periksa Fredrich Yunadi Sebagai Tersangka

"Dalam politik ada opsi opsi yang harus dipertimbangkan. Partai Golkar terbuka pada opsi opsi itu. Dan keputusan ini (dukung Ganjar-Taj Yasin) merupakan bagian dari opsi itu," kata Idrus.

Pasangan Ganjar dan Taj Yasin yang disusung PDIP, Golkar, Demokrat, dan PPP mengantongi 48 kursi.
Mereka akan melawan pasangan Sudirman Said -Ida Fauziah yang mengantongi 42 kursi dengan dukungan empat partai yakni PAN, PKS, Gerindra, dan PKB.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas