Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Golkar Disarankan Gandeng KPK Seleksi Ketua DPR

Indonesia Corruption Watch (ICW) mengingatkan Ketua DPR baru tidak terlibat kasus korupsi.

Golkar Disarankan Gandeng KPK Seleksi Ketua DPR
TRIBUNNEWS.COM/ADI SUHAENDI
Gedung kura-kura DPR RI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengingatkan Ketua DPR baru tidak terlibat kasus korupsi.

Oleh karena itu, Partai Golkar disarankan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memilih pengganti Setya Novanto.

Baca: Fredrich Mangkir dari Panggilan KPK karena Khawatir Langsung Ditahan di Jumat Keramat?

"Kami berharap partai Golkar tidak mengulangi kesalahan di 2014, menunjuk Setya Novanto yang kerap disebut-sebut terlibat sejumlah kasus korupsi sebagai ketua DPR. Apalagi Ketum baru Golkar mengangkat tagline Golkar bersih dan periode jabatan ketua DPR tersisa kurang dari dua tahun lagi, " ujar Peneliti Divisi Korupsi Politik ICW, Almas Sjafrina Almas ketika dihubungi wartawan, Jumat (12/1/2018).

Almas mendorong supaya dilakukan proses penilaian oleh KPK terhadap para calon Ketua DPR untuk memastikan jejak rekamnya betul-betul bersih dari kasus korupsi.

Baca: Kemarin Fredrich Bilang Akan Penuhi Panggilan KPK Kecuali Dipanggil Tuhan, Ternyata

"Untuk memastikan anggota yang diajukan tidak bermasalah boleh juga meminta penilaian/screening pihak lain, seperti KPK soal keterlibatan pd kasus korupsi," tambah Almas.

Seperti diketahui, sejumlah kader Golkar masuk bursa calon Ketua DPR.

Mereka adalah, Sekretaris Fraksi Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo, Ketua Banggar DPR Azis Syamsuddin, dan Ketua Komisi II Zainudin Amali.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Ferdinand Waskita
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas