Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Drama 'Bakpao Saat Jemput Paksa Novanto dan 'Cerita Martabak' di Balik Penangkapan Fredrich Yunadi

Drama Bakpao sempat bikin geger saat penangkapan Setya Novanto November 2017 lalu. Kini ada kisah martabak di balik penangkapan Fredrich Yunadi.

Drama 'Bakpao Saat Jemput Paksa Novanto dan 'Cerita Martabak' di Balik Penangkapan Fredrich Yunadi
kolase
Setya Novanto dan Fredrich Yunadi 

Pihak KPK menangkap Fredrich karena dianggap tidak kooperatif dan kebutuhan penuntasan penyidikan kasusnya.

Diketahui, Fredrich mangkir dari panggilan pertama sebagai tersangka dari penyidik KPK pada Jumat hari itu.

Pengacara dari Peradi, Justiartha Hadiwinata menceritakan, ia baru mengetahui penangkapan tersebut dari pesan singkat ketua tim hukum Fredrich, Sapriyanto Refa yang kebetulan hadir di lokasi kejadian.

Saat itu, Justiartha baru saja membeli beberapa kotak martabak manis dan baru ingin menyantapnya.

Semula Justiartha tak percaya kabar itu lantaran ia dan Sapriyanto baru menyampaikan permintaan penundaan pemeriksaan Fredrich ke kantor KPK pada Jumat pagi.

Namun, justru Fredrich langsung ditangkap pada malam harinya.

Setelah berkoordinasi dengan Sapriyanto, akhirnya Justiartha mendatangi kantor KPK untuk membantu pendampingan pemeriksaan Fredrich pasca-penangkapan.

Ia tampak membawa beberapa kotak berisi martabak. Lantas, ia membagikan dan makan bersama martabak tersebut di depan lobi kantor KPK.

Juru bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, Fredrich menjalani pemeriksaan 1x24 jam pasca-penangkapan di kantor KPK. Selanjutnya, penyidik akan memutuskan penahanan Fredrich.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...

Berita Terkait :#Korupsi KTP Elektronik

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas