Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Pagi Datang ke KPK Dorong Kursi Roda, Malamnya Dokter Bimanesh Kenakan Rompi Tahanan

Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo ditahan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (12/1/2018) malam.

Pagi Datang ke KPK Dorong Kursi Roda, Malamnya Dokter Bimanesh Kenakan Rompi Tahanan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo mengenakan baju tahanan menaiki mobil tahanan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/1/2018). Dokter Spesialis Penyakit Dalam itu ditahan setelah diperiksa selama lebih dari 12 jam terkait kasus dugaan merintangi penyidikan perkara KTP Elektronik yang menjerat mantan Ketua DPR Setya Novanto. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Ia datang mengenakan kemeja biru muda bermotif garis dan celana panjang hitam.

Turun dari mobil, sang dokter justru tampak mendorong kursi roda yang diduduki oleh seorang pria yang menggunakan penyangga tangan atau armsling di tangan kanannya.

Belakangan, diketahui pria yang menggunakan kursi roda itu adalah kuasa hukum dokter Bimanesh, Ahyar.

Dokter Bimanesh baru keluar dari kantor KPK pada pukul 22.45 WIB. Kemeja yang dikenakannya telah berbalut rompi oranye bertuliskan "tahanan KPK".

Empat petugas tampak menggiring dokter Bimanesh dari lobi hingga ke dalam mobil tahanan yang terparkir di depan kantor KPK.

Tak ada jawaban yang keluar dari mulut sang dokter saat puluhan awak media mencecar pertanyaan kepadanya.

Ia pun hanya tersenyum saat dimasukkan ke dalam mobil tahanan.

Juru bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan, penyidik menahan tersangka Bimanesh Sutarjo demi kepentingan penyidikan. Bimanesh akan ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur, Jakarta Selatan.

"Tersangka BST ditahan di Rutan KPK cabang Guntur untuk 20 hari masa penyidikan pertama," ujar Febri.

Selain dokter Bimanesh Sutarjo, penyidik KPK juga menahan Fredrich Yunadi, Kuasa Hukum Setya Novanto.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...

Berita Terkait :#Korupsi KTP Elektronik

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas