Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Hak Angket KPK

Pemuda Muhammadiyah: Putusan MK Bagian Dari Upaya Pelemahan KPK

"Keputusan MK tersebut telah menunjukkan MK menjadi bagian dari upaya pelemahan KPK,"

Pemuda Muhammadiyah: Putusan MK Bagian Dari Upaya Pelemahan KPK
Tribunnews.com/Rina Ayu
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan objek hak angket DPR dianggap sebagai preseden buruk.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menilai adanya putusan tersebut sebagai upaya pelemahan KPK.

Baca: Kuasa Hukum Zumi Zola: DPRD Ancam Pejabat Pemprov Jambi Jika Tak Diberi Uang Ketok

"Keputusan MK tersebut telah menunjukkan MK menjadi bagian dari upaya pelemahan KPK, dan mengabaikan keputusan MK sebelumnya," ujar Dahnil Anzar kepada Tribunnews.com, Jumat (9/2/2018).

Menurut Dahnil Simanjuntak, putusan tersebut membuka jalan untuk melemahkan dan mengontrol KPK melalui kekuatan politik dan kekuasaan.

Baca: Masinton: KPK Diskriminasi Bila Nazaruddin Dapat Asimilasi

"Itu membawa agenda pemberantasan korupsi Indonesia ke jalan yang gelap," katanya.

Sebelumnya mengutip Kompas.com, mantan Ketua MK Mahfud MD menilai putusan MK mengenai Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi bertentangan dengan putusan MK sebelumnya.

Dalam putusan yang diketok pada Kamis (8/2/2018) kemarin, MK menyatakan bahwa KPK merupakan bagian dari eksekutif sehingga merupakan obyek dari hak angket DPR.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas