Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Menteri Susi: Modus Penyelundupan Narkotika Dilakukan Menggunakan Kapal Penangkap Ikan

Modus penyelundupan narkotika tidak sedikit yang dilakukan dengan menggunakan kapal penangkap ikan.

Menteri Susi: Modus Penyelundupan Narkotika Dilakukan Menggunakan Kapal Penangkap Ikan
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti (52) saat memberikan sambutan di pembukaan pameran perikanan (seafood) dunia di Tokyo 23 Agustus 2017. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Modus penyelundupan narkotika tidak sedikit yang dilakukan dengan menggunakan kapal penangkap ikan.

"Bukan pura-pura lagi. Itu jelas kapal penangkap ikan yang dipakai para penyelundup narkotika dan memang dalam IUUF (Illegal Unreported Unregulated Fishing) itu ada juga drug smuggling," kata Menteri Kelautan dan Perikanan DR (HC) Susi Pudjiasturi kepada Tribunnews.com, Minggu (11/2/2018).

Baru-baru ini Kepala Pelaksana Harian Satgas 115, Laksamana Madya TNI AL, Achmad Taufiqoerrochman, melaporkan adanya penangkapan kapal ikan asing KM Sunrise Glory yang membawa selundupan narkotika sabu satu ton.

Pada Rabu 7 Februari 2018 TNI AL melalui Guskamlabar melaporkan penangkapan KM Sunrise Glory oleh KRI SGR-864 & GBKA di Perairan Selat Philip pada pukul 14.00 WIB.

Baca: Pegawai Bandara Juwata Dapat Upah Rp 4 Juta Antar 1 Kg Sabu dari Tarakan Menuju Balikpapan

Kapal berbobot 70 GT dengan 4 awak kapal ABK Taiwan bertujuan perjalanan Malaysia-Taiwan, dengan Nahkoda kapal Chen Chung Nan (Taiwan), merupakan kapal ikan buronan BNN (Badan Narkotika Nasional) yang telah dipantau sejak akhir November 2017 karena kapal ini dinakhodai mantan nakhoda Vanderlust, kapal yang membawa satu ton narkotika yang ditangkap oleh Kepolisian di Anyer Banten pada Juli 2017 lalu.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan BNN dan TNI AL, ditemukan bahwa kapal ini mengangkut satu ton Narkotika jenis sabu, menggunakan dokumen perizinan SIPI palsu, ABK dan nakhoda tidak memiliki sertifikat kecakapan sesuai keahliannya.

Kapal ini merupakan buronan BNN dengan meminta bantuan TNI AL dan Satgas 115 sejak Desember 2017, saat kapal ini diperkirakan akan transshipment.

Narkotika jenis sabu di selatan Selat Sunda. Namun saat itu, kapal menggunakan track jauh di selatan mendekati batas luar ZEEI dan dijejaki haluannya menuju Australia yang kemudian didapat info menurunkan muatan di Australia sejumlah 1n3 ton.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas