Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

UU MD3

Wakil Ketua MKD: Anggota DPR yang Merasa Dicemarkan Nama Baiknya Bisa Buat Laporan Ke Polisi

"Secara perorangan apabila dia merasa dicemarkan nama baiknya, bisa saja (melakukan pelaporan),"

Wakil Ketua MKD: Anggota DPR yang Merasa Dicemarkan Nama Baiknya Bisa Buat Laporan Ke Polisi
KOMPAS.COM/SABRINA ASRIL
Sarifuddin Sudding 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR Sarifuddin Suding mengatakan Undang-undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3) yang baru saja disahkan tidak akan membuat parlemen anti kritik.

Ia menjelaskan anggota dewan yang merasa nama baiknya dicemarkan bisa langsung melapor kepada aparat penegak hukum.

Baca: Tinjau Negeri Batu Merah, Menteri Desa Diserbu Perempuan Ambon Manise

"Secara perorangan apabila dia merasa dicemarkan nama baiknya, bisa saja (melakukan pelaporan)," ujar Suding, di ruang rapat MKD, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

Sebelumnya, sejumlah pengamat menilai DPR mencari keuntungan dari pengesahan UU MD3.

Seperti yang disampaikan Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus.

Baca: Mahasiswa Asal Makassar Pikat Juri GSEA Lewat Usahanya Ubah Minyak Jelantah Jadi Bio Diesel

Ia menilai Revisi Undang-undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (RUU MD3) ditunggangi sejumlah kepentingan politik.

Menurutnya sebelum disahkan, dalam RUU MD3 tersebut dimasukkan sejumlah pasal yang diklaim hanya bertujuan untuk menguntungkan DPR.

Baca: MKD Susun Aturan Menindaklanjuti Pasal Penghinaan DPR

Penambahan pasal-pasal itu diantaranya hak imunitas, seperti upaya pemanggilan paksa.

"Ini menunjukkan sejak awal dengan revisi ini, hasilnya menguntungkan mereka, bukan revisi untuk memperkuat lembaga DPR, MPR, DPD," kata Lucius, Minggu (11/2/2018).

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Berita Terkait :#UU MD3

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas