Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Calon Presiden 2019

Yusril Ihza Mahendra Berpeluang Dampingi Jokowi Dalam Pilpres 2019

"Bagi pak Yusril mengalir saja. Kami lihat mengalir saja. Arah ke mana kontestasi politik seperti apa,"

Yusril Ihza Mahendra Berpeluang Dampingi Jokowi Dalam Pilpres 2019
KOMPAS IMAGES
Yusril Ihza Mahendra 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra membuka peluang maju sebagai calon Wakil Presiden mendampingi Presiden Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden 2019.

Ketua Bidang Pemenangan Presiden PBB, Sukmo Harsono, mengatakan mantan Menteri Hukum dan HAM itu mengaku masih melihat perkembangan situasi politik yang akan terjadi di tanah air.

Baca: Rizal Ramli: Wong Ekonomi Lagi Melambat, Anggaran Malah Diketatkan

"Masih terbuka kemungkinan itu apalagi akhir-akhir ini muncul isu yang mengatakan lebih baik Pak Jokowi berpasangan dengan pasangan islam moderat. Sehingga semua orang menghubung-hubungkan itu dengan Pak Muhaimin (Muhaimin Iskandar,-red), Pak Yusril, Pak Romi (Romahurmuziy,-red)," tutur Sukmo, ditemui di kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

Menurut dia, PBB memang sudah menetapkan Yusril Ihza Mahendra sebagai calon presiden yang akan diusung pada 2019.

Baca: Mendagri: Politisasi SARA dan Politik Uang Merupakan Racun Demokrasi

Namun, kata dia, perkembangan politik diprediksi sangat dinamis.

Dia menjelaskan, tidak tertutup kemungkinan apabila Yusril menjadi calon presiden atau calon wakil presiden.

"Bagi pak Yusril mengalir saja. Kami lihat mengalir saja. Arah ke mana kontestasi politik seperti apa," kata dia.

Baca: YLBHI Sebut Pengesahaan UU MD3 Mengancam Kebebasan Wartawan

Sebelumnya, Pakar Komunikasi Politik, Emrus Sihombing, mengatakan tidak ada salahnya jika Presiden Joko Widodo memilih kalangan santri untuk mendampingi di Pilpres 2019.

Namun, dia menyarankan agar Jokowi memilih santri yang menghargai pluralisme dan keberagaman.

Santri yang menjunjung tinggi Pancasila dan memiliki sikap yang moderat.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas