Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Larangan Pakai Cadar di Kampus, Menristekdikti: Itu Bukan Urusan Kami

"UIN (Jogja), itu sudah diserahkan pengaturan ada di kampus masing-masing, jadi yang namanya mahasiswa, apakah pakai jilbab, apakah pakai cadar.."

Larangan Pakai Cadar di Kampus, Menristekdikti: Itu Bukan Urusan Kami
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI (Menristekdikti), Muhammad Nasir. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir ‎menilai perguruan tinggi atau universitas memiliki kewenangan sendiri-sendiri dalam peraturan berpakaian, termasuk pelarangan menggunakan cadar di area kampus.

"UIN (Jogja), itu sudah diserahkan pengaturan ada di kampus masing-masing, jadi yang namanya mahasiswa, apakah pakai jilbab, apakah pakai cadar, semua peraturan yang ini (pakaian) kami serahkan ke perguruan tinggi, dalam otonominya (kampus)," ujar Nasir di komplek Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/3/2018).

Baca: Tas Mewah Seharga Rp 5 Miliar Terjual, Apa Istimewanya?

Menurut Nasir, Kemenristek hanya mengatur hak semua orang harus dilindungi semuanya dan tidak boleh diskriminasi terhadap semua warga negara yang sedang melakukan studi lanjut di perguruan tinggi.

"Yang tidak boleh adalah yang menimbulkan radikalisme, ini yang kami larang.‎ Kalau itu pakaian cadar, bukan urusan kami, rektor lah urusannya," tutur Nasir.

Sementara itu, Menko PMK Puan Maharani menuturkan, cara berpakaian merupakan pilihan dari masing-masing orang dan sebaiknya dilakukan tanpa ada paksaan maupun sebuah keharusan.

‎"Jadi kalau tidak mau menggunakan hijab ya itu pilihan orang tersebut, kemudian kalaupun ingin berhijab memang pilihan orang tersebut, jadi kita ini jangan kemudian menjadi beda-beda," tutur Puan di tempat yang sama.

Puan mengaku nantinya akan berkomunikasi dengan Menristek dan Menteri Agama terkait pelarangan menggunakan cadar di sebuah kampus.

"‎Kita orang Indonesia dengan keberagaman kita, dengan toleransi kita, Pancasila dan lain-lain, jadi bagaimana aturannya nanti saya cek ke pak Menristekdikti dan Kemeneg," papar Puan.

Dikabarkan sebelumnya, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, melarang penggunaan cadar mahasiswi saat beraktivitas di area kampus.

Menurut Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yudian Wahyudi, UIN telah membentuk tim konseling dan pendampingan kepada mahasiswi bercadar agar mau melepas cadar saat berada di kampus UIN, Senin (5/3/2018).

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas