Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

DPR Minta Kemenristekdikti Imbau Rektor Gunakan Cara Persuasif, Bukan Larang Mahasiswi Bercadar

Pelarangan pemakaian cadar di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, menimbulkan polemik.

DPR Minta Kemenristekdikti Imbau Rektor Gunakan Cara Persuasif, Bukan Larang Mahasiswi Bercadar
Taufik Ismail/Tribunnews.com
Ketua DPR Bambang Soesatyo 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelarangan pemakaian cadar di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, menimbulkan polemik.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) pun meminta Komisi X agar segera mendorong Kementerian yang terkait dengan bidang pendidikan, yakni Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) agar bisa memberikan imbauan kepada seluruh rektor di tanah air.

Baca: Bos First Travel Kiki Hasibuan Pakai Sepatu Seharga Rp 20 Juta di Persidangan

Ia menegaskan agar para rektor bisa menerapkan kebijakan yang persuasif, tanpa harus melakukan pemaksaan terhadap mahasiswa maupun mahasiswi.

Para rektor harus bisa menanamkan nilai nasionalisme, sehingga bisa mencegah mahasiswa maupun mahasiswi dari tindakan radikal.

Bukan dengan cara melarang penggunaan cadar bagi mahasiswi.

Baca: Sidang Lanjutan First Travel, Begini Penampilan Anniesa Hasibuan

"Meminta Komisi X DPR mendorong Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi untuk memberikan imbauan kepada setiap rektor seluruh Universitas di Indonesia agar dapat menerapkan kebijakan yang lebih persuasif terhadap mahasiswa dan mahasiswi," ujar Bamsoet, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/3/2018).

Mantan Ketua Komisi III itu menyayangkan adanya kebijakan pelarangan tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi

Baca Juga

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas