Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pemilu 2019

Tahun Politik, Produksi Hoaks Diprediksi Semakin TInggi, Masyarakat Diminta Bijak

Wawan mengatakan, di media sosial banyak konten yang menggiring opini warganet untuk memilih atau tidak memilih calon tertentu.

Tahun Politik, Produksi Hoaks Diprediksi Semakin TInggi, Masyarakat Diminta Bijak
Intisari
Ilustrasi berita hoax 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Informasi dan Komunikasi Badan Intelijen Negara Wawan Purwanto menyebutkan, tahun politik 2018 akan diramaikan dengan konten-konten hoaks yang menyebar di media sosial.

Memanasnya situasi politik diprediksi berlanjut hingga Pemilu 2019.

"Pastinya lebih tinggi. Di tahun politik sudah mulai mengarah ke situ. Mau tidak mau kita harus berhadapan dengan situasi seperti itu," ujar Wawan, dalam acara diskusi di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Wawan mengatakan, di media sosial banyak konten yang menggiring opini warganet untuk memilih atau tidak memilih calon tertentu.

Termasuk dengan mengangkat kelemahan lawan dan mengangkat kebaikan kelompok sendiri.

Baca: Tulis Sindiran, Ruhut Sitompul: Yang Merasa Tokoh Jangan Ngomong Sembarangan, Itu Inspirasi Hoax

Dengan cara ini, kampanye hitam tak dapat dihindari.

Oleh karena itu, BIN secara cermat akan melakukan patroli siber untuk melacak konten hoaks dan kampanye hitam.

"Peralatan sudah canggih. Mudah sekali untuk menemukan siapa pengunggah pertama. Dan kebanyakan pasti ketemu itu," kata Wawan.

Selanjutnya, BIN akan menyerahkan proses hukum kepada polisi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pemilu 2019

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas