Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ketua DPR Minta Pemerintah Persiapkan Infrastruktur untuk Kebijakan Transaksi Non Tunai

Bambang Soesatyo, meminta pemerintah mempersiapkan segala sarana untuk menunjang kebijakan transaksi nontunai.

Ketua DPR Minta Pemerintah Persiapkan Infrastruktur untuk Kebijakan Transaksi Non Tunai
Tribunnews.com/ Fitri Wulandari
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan politisi PDIP Utut Adianto saat menggelar konferensi pers di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (19/3/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo, meminta pemerintah mempersiapkan segala sarana untuk menunjang kebijakan transaksi nontunai.

Saat ini pemerintah sedang mempersiapkan draft Rancangan Undang-undang Pembatasan Transaksi Uang Kartal. Rencananya segera akan diajukan ke DPR untuk dibahas.

Menurut pria yang akrab disapa Bamsoet ini, masyarakat di pedesaan masih lebih memilih transaksi menggunakan uang tunai. Sehingga menurutnya, pemerintah harus menyiapkan infrastruktur untuk kebijakan ini hingga ke seluruh pelosok tanah air.

"Rakyat kita masih mengandalkan uang tunai dan masih belum ada infrastrukturnya sampai di desa-desa. Ini perlu dipikirkan apakah infrastruktur sudah siap," ujar Bamsoet di kantor PPATK, Jalan Ir. H Juanda, Jakarta Pusat, Selasa, (17/4/2018).

Selain itu, Bamsoet meminta pemerintah memberikan edukasi terhadap masyarakat dalam menggunakan transaksi non tunai.

Meski begitu, Bamsoet menilai saat ini tren transaksi non tunai semakin meningkat di masyarakat. Hal tersebut dilihat dari sisi nominal maupun volume transaksi.

Bamsoet juga menegaskan bahwa DPR siap membahas draft RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal jika telah diajukan oleh pemerintah.

"Kami di DPR siap saja untuk menerima dan membahas RUU ini. Kalau sudah menyerahkan drafnya," jelas Bamsoet.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas