Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Polda Riau Diserang

Wakapolri Ungkap Kedekatannya Dengan Ipda Auzar, Sempat Kirim Pesan Sebelum Diserang Teroris

Ipda Auzar, polisi yang menjadi korban tewas serangan pelaku teror di Mapolda Riau ternyata memiliki kedekatan dengan Wakapolri Komjen Pol Syafruddin.

Wakapolri Ungkap Kedekatannya Dengan Ipda Auzar, Sempat Kirim Pesan Sebelum Diserang Teroris
Istimewa
Wakapolri Komjen Pol Syafruddin bersama Ipda Auzar. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ipda Auzar, polisi yang menjadi korban tewas serangan pelaku teror di Mapolda Riau ternyata memiliki kedekatan dengan Wakapolri Komjen Pol Syafruddin.

Bahkan sebelum menjadi korban serangan teror, perwira pertama kepolisian tersebut sempat mengirim pesan kepada Wakapolri sekira pukul 07.05 WIB, Rabu (16/5/2018).

Baca: Sosok Ipda Auzar Korban Serangan Teror Mapolda Riau, Sering Naik Sepeda Ontel Tua ke Kantor

Isi pesan Ipda Auzar melalui whatsapp berupa permohonan maaf dirinya dan keluarga kepada Wakapolri karena akan memasuki bulan ramadan.

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ya Allah, dipenghujung bulan Sya'ban ini ku kirimkan Doa untuk saudara-saudara ku, sahabat-sahabat ku dan orang-orang yang ku hormati serta orang-orang yang kucinta.

Beri mereka kesehatan, tawadhu' dalam Iman, dan islam, keluarga yang bahagia, rizki yang barokah, serta terimalah amal ibadahnya dan pertemukanlah mereka dengan Ramadhan yang segera datang ini.

Amin, amin, amin ya rabbal alamin

Kami sekeluaga mengucapkan:
MARHABAN YA RAMADHAN, MOHON MAAF LAHIR & BATHIN.

H Auzar & Kel

Begitulah isi pesan yang dikirm Ipda Auzar.

Kepada Tribunnews.com, Syafruddin mengungkapkan kedekatannya dengan Ipda Auzar.

Baca: Ipda Auzar, Sang Guru Ngaji Sekaligus Ulama Itu Gugur Ditabrak Mobil Teroris di Mapolda Riau

"25 tahun persaudaraan saya dengan almarhum Auzar, mulai dari sopir, urus anak-anak dari kecil sampai dewasa, sampai berumah tangga, dan sampai sekarang almarhum bolak balik Jakarta - Pekanbaru untuk urus ibu dan anak-anak saya," ungkap Syafruddin.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas