Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Pengamat: Majunya Amien Rais Sebagai Capres Tunjukkan Oposisi Tak Solid Untuk Pilpres 2019

Di Mekkah, Amien Rais, Prabowo, dan Habib Rizieq mencetuskan istilah koalisi keummatan.

Pengamat: Majunya Amien Rais Sebagai Capres Tunjukkan Oposisi Tak Solid Untuk Pilpres 2019
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Pengamat politik Ray Rangkuti. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keinginan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais maju sebagai Calon Presiden (Capres) 2019 menyiratkan kelompok oposisi tak punya kepercayaan diri dan tidak memiliki soliditas yang kuat.

"Faktanya, tak memiliki kepercayaan diri dan soliditas yang kuat," ujar pengamat politik Ray Rangkuti kepada Tribunnews.com, Selasa (12/6/2018).

Apalagi bila mundur ke belakang, ketika Prabowo Subianto, Habib Rizieq Shihab, dan Amien Rais melakukan pertemuan di Kota Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (2/6/2018) lalu.

Di Mekkah, Amien Rais, Prabowo, dan Habib Rizieq mencetuskan istilah koalisi keummatan. Saat itu Prabowo menjadi Capres yang didorong untuk menantang petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Namun tak berbilang hari, koalisi itu seperti pecah manakala beberapa pentolan kelompok ini malah mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai capres.

Dan puncaknya, kata Ray Rangkuti, saat Amien Rais juga menyatakan siap jadi capres 2019.

Dengan melihat rangkain peristiwa tersebut, menurut Ray Rangkuti, Koalisi keummatan yang dicanangkan kelompok oposisi, tak memiliki kepercayaan diri dan soliditas yang kuat.

Tentu, imbuhnya, berakibat pada langkah Prabowo makin sulit menatap Pilpres 2019.

Karena juga kata dia, di partai Gerindra, tak terlihat ada tokoh yang ulung melakulan lobi. Khas partai yang memang serba terkomando.

Pernyataan-pernyataan politisi Gerindra di publik sama sekali tidak membantu Prabowo untuk dapat bertahan sebagai pigur capres kelompok koalisi.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas