Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Tanggapan PDIP Tentang Kesiapan Amien Rais Nyapres

"Selama syarat-syarat itu dipenuhi silahkan saja (maju mencalonkan diri sebagai calon presiden, - red), tapi rakyat yang akan menentukan"

Tanggapan PDIP Tentang Kesiapan Amien Rais Nyapres
TRIBUNNEWS/VINCENTIUS JYESTHA
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) berencana mengajukan nama Amien Rais maju sebagai calon presiden di Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, siapapun berhak maju asalkan memenuhi syarat.

Namun ia menegaskan, rakyat yang akan menentukan hasil akhirnya.

"Siapa pun yang akan maju sebagai calon presiden, sesuai dengan konstitusi, mendapat dukungan partai politik atau gabungan partai politik, yang mendapat dukungan kursi sekurang-kurang 20 persen," ujar Hasto, ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (12/6/2018).

"Selama syarat-syarat itu dipenuhi silahkan saja (maju mencalonkan diri sebagai calon presiden, - red), tapi rakyat yang akan menentukan," imbuh dia.

Menurutnya, keinginan Amien untuk maju nyapres bukanlah ancaman bagi Joko Widodo. Lantaran di masa lalu pun Amien juga pernah maju mencalonkan diri.

Baca: Pesawat Garuda Pecah Ban di Bandara Kuala Namo Medan

Disinggung mengenai tepat tidaknya sikap dan cara Amien yang menantang, pria kelahiran Yogyakarta itu mengembalikan lagi kepada masyarakat Indonesia.

"Kita ini kan berkebudayaan timur, apalagi sedang puasa, rakyat akan melihat Pemimpin-pemimpin mana yang baik, yang menyatukan pemimpin, yang tersenyum ketika dikritik, dihujat atau pemimpin yang memecah belah. Buktinya elektabilitas pak Jokowi tertinggi," jelas dia.

Selain itu, ia juga tak mempermasalahkan apabila ada parpol yang tadinya mendukung Jokowi justru berpindah kepada Amien Rais.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas