Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2019

Megawati Sodori Jokowi Es Kelapa Muda dengan Sirup Merah, Apa Maknanya?

Megawati mengatakan es kelapa muda yang lengkap dengan sirup merah itu memiliki makna tersendiri.

Megawati Sodori Jokowi Es Kelapa Muda dengan Sirup Merah, Apa Maknanya?
PDIP
Pertemuan Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati di Istana Batu Tulis, Selasa (12/6/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan es kelapa muda sebagai jamuan pembuka puasa pada Presiden Joko Widodo, Selasa (12/6).

Hal itu dilakukan di sela-sela pertemuan keduanya di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat.

Megawati mengatakan es kelapa muda yang lengkap dengan sirup merah itu memiliki makna tersendiri.

"Ini kelapa muda merah putih, biar semangat merah putih terus bergelora dalam diri Pak Jokowi, apapun tantangan yang dihadapi," ujar Megawati, dalam keterangan tertulis yang disampaikan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Selasa (12/6/2018).

Megawati, terang Hasto, menjelaskan lebih lanjut mengenai makna kelapa muda merah putih yang telah menjadi lambang bendera Majapahit.

"Merah putih ini telah menjadi lambang bendera Majapahit, Sang Saka Getih-Getah Samudra, atau Sang Saka Gula Kelapa," imbuh dia.

Baca: Muhammad Nuruzzaman: Kemarahan Saya Memuncak Karena Hinaan Fadli Zon ke KH Yahya Cholil Staquf

Adapun menu buka puasa lain yang disajikan antara lain tumis bunga pepaya, udang saus padang, ikan sukang bakar, sayur asem, dan asem-asem iga.

Dalam pertemuan pertemuan intens yang berlangsung selama 2 jam 10 menit itu, Megawati dan Jokowi secara khusus membahas narasi kemajuan Indonesia Raya.

“Ibu Megawati memberikan apresiasi kepada Bapak Jokowi bahwa mudik lebaran berjalan lancar. Kerja, kerja dan kerja terbukti menjadi jawaban paling tepat di tengah berbagai kritikan. Hasilnya sudah terbukti, infrastruktur untuk mengenjot pertumbuhan ekonomi ke depan telah dibangun dengan baik," ungkapnya.

Lebih lanjut, pertemuan itu juga membahas sejumlah hal strategis, seperti siapa cawapres yang akan mendampingi Jokowi.

Hasto mengatakan Megawati memberikan masukan agar segala sesuatunya dilakukan dengan pertimbangan matang, dan terus melakukan kontemplasi agar benar-benar memahami aspirasi rakyat Indonesia, sambil memohon petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Presiden dan wakil presiden itu merupakan pemimpin rakyat, pemimpin bangsa dan negara. Semua harus dipersiapkan dengan matang, dengan pertimbangan nurani yang jernih. Siapapun yang ditetapkan sebagai Cawapres ke depan, maka Pak Jokowi dan calon wakilnya merupakan satu kesatuan. Momentumnya dilakukan pada saat yang tepat," kata Megawati kepada Jokowi, seperti yang diutarakan Hasto.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan foto bersama dengan latar belakang lukisan Bung Karno, Proklamator dan Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pilpres 2019

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas