Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Mudik Lebaran 2018

Pemudik Senang, Biasanya ke Jogja 14 Jam, Ada Tol Fungsional Cuma 11 Jam

Hal ini terlihat dari situasi di Jalan Pantura di daerah Pemalang, Jawa Tengah yang terlihat tidak ramai dengan kendaraan roda empat.

Pemudik Senang, Biasanya ke Jogja 14 Jam, Ada Tol Fungsional Cuma 11 Jam
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Foto udara kepadatan kendaraan pemudik untuk melintasi tanjakan Jembatan Kali Kenteng di ruas tol fungsional Salatiga - Kartasura, Susukan, Kabupatn Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/6/2018). Kemacetan tersebut karena belum selesainya pembangunan jembatan Kali Kenteng dan jalan yang curam sehingga pengguna jalan harus bergantian melewati. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

"Ada memang kepadatan, tapi sebentar sudah bisa cair. Contohnya tadi (kemarin--Red) ada di Tol Cipali, ada kemacetan 12 kilometer, tapi sebentar cair," ucap dia.

Junaedi menjelaskan, kelancaran arus mudik tahun ini terjadi karena masa libur Lebaran yang panjang. Sehingga, masyarakat tak mudik di waktu yang bersamaan.

"Peak season jalan raya itu hari Minggu (10/6). Sekarang ini sisa-siaanya dari (karyawan) swasta. Besok masih akan meningkat, H-2 sama H-1 masih akan terus meningkat," kata Junaedi.

1,4 juta mobil

Kemenhub mencatat sebanyak 1,4 juta kendaraan keluar dari Jakarta sejak H-8 atau Kamis (7/6) hingga H-4 atau Senin (11/6). Kendaraan-kendaraan tersebut keluar dari Ibu Kota melalui ruas tol maupun jalur arteri.

Berdasarkan data yang ada di Posko Nasional Angkutan Mudik Lebaran 2018 Kemenhub, sebanyak 925.240 unit kendaran mengarah keluar Jakarta melalui Tol Jakarta-Merak, Cikarang Utama, Cikampek dan Cileunyi.

Adapun yang keluar Jakarta melalui jalur arteri Merak, Sadang, Balonggandu dan Rancaekek sebanyak 500.062 unit kendaraan. Jumlah kendaraan tersebut terhitung dari H-8 hingga H-4 Lebaran 2018.

Kecelakaan di Cipali

Sementara itu, dalam arus mudik kali ini tak luput dari peristiwa kecelakaan.

Dua petugas tol Cipali meninggal dunia di tempat akibat tertabrak kendaraan pemudik yang melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon, Jawa Barat, tepatnya di KM 126,200 A, Selasa (12/6).

"Korban meninggal dunia dua orang yaitu petugas derek dan patroli tol Cipali," kata Kasatlantas Polres Indramayu, AKP Asep Nugraha di Indramayu, Selasa.

Korban meninggal yakni Fahmi Hasyim (26), petugas patroli LMS, beralamat di Desa Sukareja Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

Korban lainnya petugas derek, Rustiana (44), yang beralamat di Kampung Awipari II Desa Awipari, Kecamatan Cibereum, Kabupaten Tasikmalaya.

Asep mengatakan tabrakan terjadi sekitar pukul 12.05 WIB di jalan Tol Cipali KM 126+200 A Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

"Kronologinya minibus Chevrolet B 1192 EVC datang dari Jakarta ke Cirebon. Diduga pengemudi mengantuk, mobil oleng ke kiri membentur kedua korban hingga meninggal dunia," tuturnya. "Saat itu, kedua korban sedang berdiri di bahu jalan arah ke Cirebon menderek kendaraan mogok," katanya.

Sementara itu untuk pengemudi minibus Chevrolet B 1192 EVC atas nama Abdullah (21) saat ini diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Masuk jurang

Kecelakaan juga terjadi di wilayah Sumedang, Jawa Barat. Mobil pemudik yang berisi satu keluarga terjun ke jurang dengan kedalaman 20 meter di Jalan Raya Bandung-Cirebon, tepatnya di Dusun Singkup, Desa Ciherang, Sumedang Selatan, Jawa Barat, Selasa (12/6) sekitar pukul 13.30 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun, sejumlah korban mengalami luka berat dan ringan.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo menjelaskan, mobil Toyota Kijang bernopol F 1712 IB yang dikemudikan Hendi Mulyana (46) itu membawa tujuh penumpang.

Kendaraan melaju dari arah Bandung menuju Cirebon. Jalur di lokasi kejadian menikung ke kiri dan menurun. Saat kendaraan ini melaju, tiba-tiba mobil kehilangan keseimbangan dan oleng ke sebelah kanan.

"Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan datang kendaraan Daihatsu Xenia warna silver bernopol D 1814 UH dikemudikan Wardoyo, lalu terjadi tabrakan," kata Hartoyo, Selasa (12/6).

Xenia itu kemudian terdorong menabrak sepeda motor yang sedang parkir di depan warung, sedangkan Kijang lompat dan masuk jurang. Akibat kejadian tersebut, enam orang mengalami luka ringan dan satu orang luka berat.

Korban dibawa ke RSU Sumedang. Menurut dia, korban di dalam mobil Kijang itu merupakan satu keluarga dari Bogor yang akan mudik ke Sumedang. (m14/m15/Ant/Kompas.com)

Baca selengkapnya di Harian Warta Kota edisi Rabu, 13 Juni 2018

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...

Berita Terkait :#Mudik Lebaran 2018

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas