Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Mudik Lebaran 2018

Polri: Kabar Kemiringan Tanjakan Kali Kenteng Capai 50 Derajat Hoax

"Jadi itu tidak masalah Kali Kenteng itu, jadi masyatakat kesana udah sangat nyaman," ujar Deden.

Polri: Kabar Kemiringan Tanjakan Kali Kenteng Capai 50 Derajat Hoax
Kompas.com/Syahrul Munir
Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa mengayuh sepeda lipat kecil melintasi tanjakan jembatan Kali Kenteng, ruas jalan tol fungsional Salatiga-Kartasura, Selasa (12/6/2018) sore. Kakorlantas hendak menunjukkan bahwa Tanjakan Kali Kenteng layak dilintasi dan tanjakannnya tidak terlalu curam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, CIKAMPEK - Tol fungsional ruas Salatiga-Kartasura, tepatnya di Jembatan Kali Kenteng, Susukan, Semarang menjadi viral lantaran diisukan memiliki kemiringan yang curam.

Apalagi, ada pula pesan berantai yang menyebutkan bahwa kemiriringan tanjakan Kali Kenteng ini mencapai 50 derajat.

Hal tersebut dibantah Asops Kapolri Irjen Pol Deden Juhara.

Baca: Gelar Salat Id, Warga Diimbau Datang Lebih Awal Jika Ingin Mendapatkan Saf Di Dalam Masjid Istiqlal

Ia mengatakan bila kabar tersebut hoax atau bohong belaka.

"Kemudian yang ada di Kali Genteng mungkin ini hoax ya, bahwa ada kendaraan tidak bisa naik dan sepertinya itu kemungkinan kendaraan," ujar Deden saat meninjau pos pemangan arus mudik di Gerbang Tol Cikarang Utama, Rabu (13/6/2018).

Baca: Jelang Tengah Malam, Kepadatan Arus Lalu Lintas Terjadi Di Sejumlah Titik Di Tol Cikampek

Bahkan untuk membuktikan bahwa tanjakan tersebut layak dilewati dan tidak securam yang dikabarkan di media sosial, Kakorkantas Polri, Irjen Pol Royke Lumowa mengendarai sepeda lipat kecil melintasi tanjakan jembatan Kali Kenteng, Selasa (12/6/2018) sore.

"Jadi itu tidak masalah Kali Kenteng itu, jadi masyatakat kesana udah sangat nyaman," ujar Deden.

Baca: Aa Gym Akan Menjadi Khatib Dalam Pelaksanaan Salat Id Di Masjid Istiqlal

Ia menyebut apa yang terjadi kemarin, lantaran mobil yang dikendari sang supir mengalami masalah.

"Kalau kemaren memang ada kejadian sopirnya tidak bisa naik ke atas saya tidak menyebutkan mobilnya ya kemungkinan koplingnya apakah aus atau mungkin pengemudi yang masih latihan," ujar Deden.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas