Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Minta Maaf Terkait Isu Selingkuh Menteri Amran Dengan Bupati

"Info yang masuk ke saya, tentu tidak mungkin kader kami bermaksud menjatuhkan Pak Menteri juga keluarga besar Muhammadiyah,"

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Minta Maaf Terkait Isu Selingkuh Menteri Amran Dengan Bupati
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Menteri Pertanian Amran Sulaiman. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah menyampaikan permohonan maaf terkait kasus penyebaran kabar perselingkuhan antara Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Permintaan maaf itu disampaikan karena ada dugaan seorang Kader IMM Purworejo Andi Mahfuri (24) yang menyebarkan isu tersebut.

Baca: Kisah Korban KM Arista: Si Bungsu Tenggelam Bersama Sepeda Barunya

Menurut Ketua IMM, Ali Mutohirin, Andi meretweet berita bohong atau hoax isu perselingkuhan Amran dengan Irna Narulita.

"Kami minta maaf atas kasus penyebaran berita hoax dan kesalahan yang telah dilakukan Andi Mahfuri, oknum kader IMM Purworejo dengan meretweet dan menyebarkan berita bohong (hoax) terkait isu tersebut,” katanya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (14/6/2018).

Baca: Gempa 4,8 Skala Richter Guncang Sumenep, Warga Sempat Berhamburan Keluar Rumah

Namun, menurut Ali, permintaan maaf itu, bukan berarti membuktikan Andi bersalah.

Tapi untuk mengklarifikasi karena kelalaian, sehingga ada pihak yang merasa dirugikan.

"Info yang masuk ke saya, tentu tidak mungkin kader kami bermaksud menjatuhkan Pak Menteri juga keluarga besar Muhammadiyah," katanya.

Baca: Dua Hari Jelang Lebaran, Aparat Gabungan Segel Sebuah Hotel Di Tasikmalaya

Ali Mutohirin berharap kejadian tersebut tak diulangi kader IMM.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar secara luas, terutama yang beredar di media sosial, tanpa melakukan penelitian lebih lanjut mengenai kebenaran isi informasi dimaksud.

Sebelumnya, Andi diringkus Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya di rumahnya di Cepedak, RT 03/01 Purworejo, Jawa Tengah.

Ia diduga menyebar hoax melalui media sosial, terkait hubungan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dan Bupati Pandeglang, Irna Narulita

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas