Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pemilu 2019

Jokowi Persilahkan Menterinya Cuti Saat Maju Jadi Caleg

Dengan dipersilahkannya untuk mengambil cuti, maka para menteri yang ingin berkampanye untuk menjadi calon legislatif

Jokowi Persilahkan Menterinya Cuti Saat Maju Jadi Caleg
Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Rapat kabinet terbatas terkait Bank Wakaf di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (25/1/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Presiden Joko Widodo mempersilahkan para menterinya yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, untuk mengajukan cuti dalam rangka kegiatan kampanyenya.

"Ya izin cuti kalau mau kampanye, jangan sampai ganggu tugas keseharian di dalam pemerintahan. Ya dipersilahkan (untuk cuti)," ujar Jokowi di Jakarta Convention Center, Jumat (6/7/2018).

Dengan dipersilahkannya untuk mengambil cuti, maka para menteri yang ingin berkampanye untuk menjadi calon legislatif tidak perlu mengajukan surat pengunduran diri menjadi menteri.

"Kan bisa cuti, tapi sampai sekarang belum ada yang menyampaikan kepada saya (mengajukan cuti)," papar Jokowi.

Menurut Jokowi, tugas menteri yang nantinya mengajukan cuti, bisa dialihkan kepada menteri koordinator terkait, seperti halnya ketiga bepergian ke luar negeri dalam waktu cukup lama.

"Bisa saja dari Menko atau rekan menteri yang lain," ucap Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai, sebagian menteri Kabinet Kerja berasal dari partai-partai politik, sehingga wajar saja jika ada partainya menugaskan menteri tersebut untuk menjadi anggota legislatif.

"‎Kita harus tahu sebagian menteri dari partai politik, tentu saja mereka ditugaskan partainya untuk hal-hal berkaitan politik, salah satunya jadi calon legislatif," tukas Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengungkapkan menteri tidak perlu mundur dari jabatannya, jika ingin mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

"‎Dari sisi regulasi, enggak ada mundur toh? Cuti toh. Cek saja di MK (Mahkamah Konstitusi), dia kan (bisa) cuti," ujar Pratikno.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas