Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pemilu 2019

KPU Minta Gugatan PKPU Cepat Diproses, MA Sebut Batas Waktu Cuma 14 Hari

Abdulah, mengatakan proses itu memang telah memiliki batas waktu, sehingga pihak KPU tak perlu meminta lagi.

KPU Minta Gugatan PKPU Cepat Diproses, MA Sebut Batas Waktu Cuma 14 Hari
youtube
Gedung Mahkamah Agung 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengharapkan proses uji materi PKPU di Mahkamah Agung (MA) dapat cepat diproses.

Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Abdulah, mengatakan proses itu memang telah memiliki batas waktu, sehingga pihak KPU tak perlu meminta lagi.

"Tanpa disuruh cepat pasti sudah cepat, karena batas waktunya cuma 14 hari untuk para pihak melengkapi maupun menjawab, majelis pun cuma dikasih waktu 14 hari," ujar Abdulah, di Gedung Mahkamah Agung RI, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2018).

Meski demikian, Abdulah mengaku khawatir terhadap pemohon atau termohon gugatan itu yang tidak berada di Jakarta.

Karena menurutnya, itu akan menyulitkan proses penyelesaian gugatan tersebut, dan waktu yang ada tidak akan cukup.

"Karena proses pemberitahuan surat ini misalkan dari MA kepada pemohon. Iya kalau termohonnya di Jakarta. Kalau termohonnya di Papua gimana? Waktu 14 hari apa cukup? Kalau pemohonnya dari daerah, biayanya berapa, saksinya dibawa ke sini ramai-ramai, siapa yang ongkosi? Ini tidak efisien, padahal yang diuji cuma normanya doang," katanya. 

 Di sisi lain, secara administrasi, kata dia, siapa pun yang mengajukan uji materi ke Mahkamah Agung akan diterima.

Oleh karena itu, Abdulah mempersilahkan bagi yang merasa dirugikan untuk melakukan uji materi.

"Silahkan mengajukan ke Mahkamah Agung, siapa pun yang tidak diakomodasi dalam pasal-pasalnya, melalui mekanisme uji materi," ujarnya.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas