Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

OTT KPK di Aceh

Plt Gubernur Aceh Kehilangan Sosok Irwandi Yusuf

Dia menilai, pria berusia 57 tahun itu sebagai mitra kerja terbaik pada saat memimpin Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Plt Gubernur Aceh Kehilangan Sosok Irwandi Yusuf
Glery Lazuardi/Tribunnews.com
Tjahjo Kumolo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjuk Nova Iriansyah sebagai Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh.

Dia menggantikan Irwandi Yusuf yang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh KPK atas kasus dugaan penerimaan suap terkait penggunaan Dana Otonomi Khusus Aceh Tahun Anggaran 2018

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, merasa kehilangan sosok Irwandi.

Dia menilai, pria berusia 57 tahun itu sebagai mitra kerja terbaik pada saat memimpin Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

"Saya merasa kehilangan mitra kerja terbaik karena kerjasama sangat baik. Kami saling mengisi semua tugas dilaksanakan dengan baik." ujar Nova Iriansyah, di kantor Kemendagri, Senin (9/7/2018).

Melihat kasus hukum yang sedang menjerat Irwandi, menurut Nova, itu menjadi kewenangan aparat penegak hukum dan tidak dapat diintervensi. Namun, sebagai seorang sahabat, dia merasa prihatin.

"Saya harap Irwandi sehat dan kuat menghadapi proses hukum," kata dia.

Setelah menerima Surat Keputusan (SK) Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, dia mengaku akan melaksanakan sebaik-baiknya. Dia memastikan pelayanan publik akan berjalan normal di Bumi Serambi Makkah tersebut.

Untuk itu, dia memerlukan kerjasama dengan semua pihak termasuk Kemendagri. Menurut dia, pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam membutuhkan sinergi dan bimbingan sesuai tugas dari Kemendagri.

"Kami akan menjalankan tugas sebaik-baiknya. Kami mengambil hikmah, berhati-hati apabila ragu dalam peraturan perundang-undangan perlu ada lembaga atau unit kerja yang dikonsultasikan di Kemendagri. Kerjasama sangat baik dan mudah-mudahan akan bisa diteruskan. Kami menghindari hal merugikan diri sendiri," katanya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#OTT KPK di Aceh

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas